Kisah Gus Adam

Kisah Gus Adam

  • WpView
    Reads 1,152
  • WpVote
    Votes 393
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 19, 2023
WpInfo
Fanfic
1Direction
⚠ [SEBELUM MEMBACA USAHAKAN UNTUK FOLLOW DULU] ⚠ MUHAMAD ADAM AL-MALIK Dia seorang gus tampan yang bersifat random, bisa cuek 1000 pintu kulkas, maupun dengan tingkah nya yang lumayan aneh. Ia ingin berlibur ke rumah kakeknya, tetapi kenapa saat dalam perjalanan ia malah mendapatkan musibah. Tak membutuhkan waktu yang lama ia mendapatkan seseorang yang membantunya. Dia ADZHKYA NUR HUMAIRA wanita cantik yang membantu gus adam. Dengan waktu yang mau menunjukan magrib, maira pun mengusulkan kepada gus adama untuk tinggal sementara di desanya. Desa tersebut bernamakan 'DESA WONOREJO'. ........... "Mungkin pria ini bisa membantu saya untuk mengatasi desa ini.. " ........... Dan bagaimana kah kisah selajutnya?mari lanjutkan membacanya kawan!! :). NB : SELURUH ALUR CERITA SAYA PIKIR SENDIRI BUKAN NJIPLAK. JIKA ADA KESAMAAN NAMA DAN LAIN-LAIN SAYA MINTA MAAF. Ranking: # 1 TRAGIS 12 JUNI 2023 # 4 MAIRA 5 SEPTEMBER 2023 # 4 MAIRA 11 SEPTEMBER 2023 # 5 MAIRA 12 SEPTEMBER 2023 # 3 MAIRA 26 SEPTEMBER 2023 Start: 7 Juni 2023 End: *by cover Dfrchzz1
All Rights Reserved
#378
pondok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hug Me When Halal (END)
  • CHANGE THE SAME ENDING [SELESAI]
  • ARSAV
  • Di Khitbah Gus
  • NAWAITU STAY WITH YOU (END)
  • ALDEN(END)
  • DELIA & WISNU [Completed]
  • Saranghae, Gus Gibran! [TERBIT]
  • AMARA
  • GUS ADZHAR [TERBIT]

📚Teenfic-Spiritual "Terima kasih, sampai detik ini gus masih baik banget sama Maira. Maira enggak pernah nyangka kalau gus masih mau nolongin Maira. Maira tau semuanya tentang apa yang membuat gus menjauh dari Maira. Kita sama-sama berkorban, ya. Kalau memang Allah mentakdirkan kita bersama, semua akan dipermudah. Semangat ya, Gus." Air mata Maira kini sudah tidak dapat dibendung, ia menutup mulutnya sendiri agar Wafa tidak mendengar isakannya. Wafa menoleh kepada Maira sebentar, mendapati Maira yang menangis Wafa langsung melenggang pergi dan masuk ke mobil. "Suatu saat nanti, kita akan berdampingan. Tidak ada yang mendahului dan terdahului. Enggak tau kenapa Maira yakin banget kalau nantinya kita bisa bersatu, Gus."

More details
WpActionLinkContent Guidelines