Baskara yang Tertutup Raga

Baskara yang Tertutup Raga

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 7, 2024
Jujur saja, tulisan ini sudah cukup lama direncanakan, tapi aku takut untuk menuliskannya karena dia yang dianggap baskara tak kunjung hadir. Namun, akhirnya dia hadir kembali, dengan sosok yang sepertinya berbeda dari sebelumnya. Aku tidak berharap banyak, aku juga tidak berharap agar dirinya bisa seperti dahulu. Mungkin, sekarang dirinya sudah mempunyai kasih yang disayanginya. Jika ditanya tentang keadaan, aku baik saja. Aku hanya ingin terus menyukainya, tapi jika keadaannya tak lagi sama seperti dahulu, aku bisa apa? Tulisan ini dimulai dari tanggal lima Juni 2023, saat hujan turun di malam hari, saat hujan jatuh ke muka bumi ini, dan saat diriku sendiri tahu bahwa dirinya sudah tak lagi sama. Selamat membaca, tulisan ini dibuat hanya untuk mengenang kembali rasa yang pernah ada. Rasa yang pernah membuatku seakan terbang ke langit yang paling tinggi, dan rasa yang selalu membuat kupu-kupu berterbangan dalam perutku. Selamat datang di kisah ini, selamat membaca. Salam hangat, Yara.
All Rights Reserved
#986
bulan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raina
  • Langit Untuk Semestanya ✓
  • Hujan di Sore Hari (✔)
  • Laksana Hujan [completed]
  • Janji Untuk Aluna
  • ARION [END]
  • OVER ONS [TERBIT]
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • Dear Anonymous
  • return (complete)
Raina

Sebelum ke cerita aku mau sedikit ngasih tau kalau cerita ini terinspirasi dari lagu akhir tak bahagia, dan karakter pria yang ada dalam cerita ini pun terinspirasi dari seseorang yang pernah hadir dalam hidup aku, tapi bukan berarti cerita ini kisah nyata ya... Aku hanya menggambarkan karakter pria tersebut dalam cerita ini. Hai Nama aku Raina Azzura Aprilani Ya aku lahir bulan april dan aku lahir saat hujan makanya mamah aku namain Raina panggilannya Rain, tapi aku sangat membenci hujan karena suatu alasan. Benci ga selamanya harus benci kan? Ada seseorang yang mampu merubah cara pandang aku terhadap hujan mengajari aku bagaimana kita harus melihat dari sisi lain, sama seperti hujan yang ga selamanya datang dia pun ga selamanya hadir menemani hari-hari ku yang tak terlalu indah. Seseorang akan hadir dan pergi tanpa kita tahu, sebab itu kita tidak bisa menjadikan seseorang menjadi rumah untuk pulang karena disaat orang itu pergi lantas kemana kita harus berteduh? Namun boleh tidak aku sedikit egois menginginkan orang yang bisa memahamiku, menjadi tempat cerita hal random dan masalah aku terus singgah dan bertahan di hidup aku untuk selamanya, jujur aku sudah lelah kehilangan. Aku hanya ingin seseorang hadir untuk menjadi obat terbaik dalam sakitnya aku menjalani hidup. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Aku Minta Tolong Jangan Baca Cerita Ini Dulu Ya. Karena cerita ini bener-bener aku ubah ceritanya, kalau kalian baca aku takut kalian salah paham dan ga ngerti alurnya kemana... cerita sebelumnya bakal aku hapus, untuk kalian yang udah pernah baca cerita ini aku minta maaf banget ya, karena jujur aku ga ngerti lagi alurnya mau kemana... aku harap di cerita aku yang baru ini ga akan aku ganti lagi, yang pastinya aku harap kalian suka dan bisa mengerti maksud dalam cerita ini. Terimakasih😁💫

More details
WpActionLinkContent Guidelines