Holy Heaven Gift

Holy Heaven Gift

  • WpView
    Reads 1,615
  • WpVote
    Votes 187
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 2, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana jadinya, anak terakhir dari keluarga besar yang mengimani Akhirat dan ilmu agama yang tinggi mempunyai sebuah penyakit. Keluarga pendakwah dan penerus waliyullah. Keluarga itu menyebarkan agama Allah dengan semangat begitu juga sang bungsu. tapi ada masalah. anak terakhir itu menderita hemofilia, dan penyakit aritmia tapi tidak terlalu parah. Menurut mereka, anak itu spesial. mereka hanya perlu menjaga amanah Allah untuk menjaga rezeki yang Allah beri. mereka tak melarang bungsunya untuk memberikan dakwah asal jangan terlalu lelah. mereka selalu menasihati. "Allah sayang kamu nak. Kamu kuat ya, harus berjuang sebelum kembali kepangkuan Allah. Umi sayang kamu, Umi sakit kamu terluka dan kesakitan tapi Umi gabisa nolak takdir Allah" "Kamu surganya Umi. Kamu maukan tuntun Umi kedalam surganya Allah bersama keluarga kita?"
All Rights Reserved
#1
aritmia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • Sepertiga Malam Bersama Allah
  • GURUKU IS MAHRAMKU
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • my possesive brother - IDR
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Tiadakah Surga yang Lain? {REVISI}
  • MEMELUK LUKA [END]
  •  dear muslim wa muslimah

WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA ⚠️ Menjadi suatu kemuliaan bagi seorang Aeraina Hawa ketika di cintai oleh lelaki yang sangat tahu caranya menepati janji. Di jaga selayaknya mahkota paling tinggi oleh keluarga besar. Namun untuk sampai di titik bahagia yang sesungguhnya. Seringkali realita tak sesuai keinginan. Selalu saja ada hal yang membuat hatinya goyah bahkan hampir roboh dan patah. Sebuah kebenaran yang lumrahnya memang teramat pahit untuk di terima. "Gue Asa," lelaki itu menyapa. "Saran gue, lo berhak kok kalau mau bales mereka yang udah nyakitin." "Membalas tidak akan membuatku lebih baik." Ini tentang wanita yang memiliki hati seluas semesta. Mengajarkan banyak hal tentang memberi maaf dan upaya mengikhlaskan. Hingga tiba suatu saat, dunia semakin keras mengajaknya berkelahi. Tanpa jeda dan tak ada henti. "Bunda... Wallahii.. Ini sakit." Maka jalan seperti apa yang akan Hawa pilih nanti? Diam atau melakukan perlawanan demi seseorang yang ia cintai? *** Ini bikinnya pakek keringat dan akal sendiri ya. Jadi jan coba-coba plagiat. Mari berkarya dengan hasil mandiri. Ayo semangat 🤏🏻 ⚠️Di larang keras plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines