Depression Due To Violence

Depression Due To Violence

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 7, 2023
Di kisahkan seorang anak yang di tinggal ibunya untuk bekerja di luar negeri,dia tinggal bersama ayahnya di rumahnya.Dia bernama (Anacha Saphiera).Dia di tinggal pergi ibunya saat dia berumur 5 tahun.dan mengalami kekerasan saat masih belia "Ayah ibu dimana?" Tanya Nacha "Diamlah mari kita pergi ke sekolahmu saja" Jawab ayah "aku tidak mau jika tidak pamit dulu pada ibu!" Halau Nacha "Sudah ibumu sedang istirahat mari kita ke sekolahmu saja,kalau telat bu guru bisa marah padamu!" Ajak ayah "Baik ayah" Jawab Nacha murung Penasaran sama kisahnya Nacha? ikuti terus yuk kisahnya!
All Rights Reserved
#226
unik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Yang Kuciptakan Sendiri
  • MAAFKAN AKU !!
  • Beri aku kesempatan sekali saja
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Tumbuh dengan Luka [END]
  • Constellations From The Room
  • About Naskala [on going]

Sejak kecil, Valesta sudah belajar satu hal: tidak semua tempat yang disebut rumah benar-benar memberi rasa pulang. Berpindah dari satu atap ke atap lainnya, terluka, bertahan, dan perlahan membangun dunia kecilnya sendiri, Esta tumbuh menjadi gadis yang tampak kuat di luar, tapi retak di dalam. Saat semua orang pergi satu per satu, dan dunia seolah hanya memberinya pilihan untuk menyerah, Esta memilih melawan. Melawan sepi, luka masa lalu, ketidakadilan, dan ketakutannya sendiri. Di tengah keheningan yang panjang, ia bertemu orang-orang yang mengajarinya lagi tentang tawa, keberanian, dan cinta yang tak bersyarat. Ini adalah perjalanan tentang kehilangan, menemukan, dan membangun. Ini adalah kisah tentang seorang gadis yang menciptakan rumahnya sendiri - perlahan, penuh luka, namun penuh harapan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines