Aster | sung hanbin

Aster | sung hanbin

  • WpView
    Reads 101
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 4, 2023
"Tetap jadi aster yang putih ya, Lin" "Sa, aku abu-abu sekarang" "Aku layu, sa." ♥♥♥ Apa itu rindu? Bagi zelin, rindu adalah perasaan yang kuat menginginkan seseorang hadir disekitar atau hati, sebab jarak, kepergian, atau bahkan kehilangan. Menimbulkan sakit yang teramat, sebab hanya dengan temulah ia dapat disembuhkan. Sejauh ini, zelin belum pernah merasakan kata itu dalam bentuk tertinggi, hingga akhir dari masa putih abunya. Semua berubah dalam sekejap mata. Kerinduan muncul. Memaksa zelin, untuk menuliskan kata keramat yang timbul dari sebuah jejak temu itu, beserta perasaan suka, duka, lara, bahkan kecewa yang hadir, kedalam kisah hidupnya. Harsa yang dinanti, justru nestapa lah yang datang. Menjatuhkan pikiran pada melankolia yang menggila. Waktu, sudah berapa tangis yang kau lalui saat berjalan? Adakah diantara mereka yang berbahagia sebab kehilangan? ♥♥♥ "Aku lupa, kalau sejatinya Bumi dan Bintang itu berjarak."_zelin
All Rights Reserved
#67
gyuvin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua cangkir satu Meja
  • destiny?[Li Zihao]
  • Zenna Story
  • MISSION TO GET HIM - HAEWIN
  • Aralie, Maafkan Aku
  • GEMINTANG HATIKU
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]

Dua cangkir di satu meja. Salah satunya kopi hitam yang mulai dingin, satunya lagi teh hangat yang baru diseduh. Sama seperti mereka-dua orang yang dulu satu keluarga, kini seperti orang asing di bawah atap yang sama. Dewa sudah terbiasa hidup sendiri. Ia bisa makan mi instan kapan saja tanpa ada yang mengomentari. Bisa pulang larut tanpa ada yang menunggu. Bisa menjalani hari-harinya tanpa merasa harus menjelaskan apa pun kepada siapa pun. Lalu datang ayahnya, yang entah sejak kapan mulai mengatur ulang dunianya. Mengajaknya makan bersama, menyeduhkan teh di pagi hari, bahkan diam-diam mengganti mi instan dengan sesuatu yang lebih bergizi. Dewa tidak mengerti-apa yang sebenarnya diinginkan ayahnya? Kenapa setelah tujuh tahun pergi, kini ia kembali dan bertingkah seolah-olah segalanya masih bisa diperbaiki? Di sisi lain, ada Nira, seseorang yang selalu ada untuknya. Tapi kini, ia merasa semakin jauh. Hubungan yang dulu terasa nyaman perlahan berubah menjadi sesuatu yang penuh pertanyaan. Di antara meja makan yang dulu selalu sepi, dua cangkir yang tak pernah sama, dan sepiring mi instan yang akhirnya tak lagi dimakan sendirian, Dewa harus menghadapi sesuatu yang selama ini selalu ia hindari: apa arti pulang yang sebenarnya? Slow fic Sudah selesai ditulis sampai ending, sudah dipublikasikan pula semuanya. Sebab, aku tidak suka menunggu. Jadi, aku tidak akan membuatmu menunggu. 48 bab secara total. Bacalah jika menurutmu layak dibaca, tinggalkan jika menurutmu membosankan. Terima kasih sudah meluangkan waktumu yang berharga. by Tigajully 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines