Wolf fair eyes and portal Phoenix

Wolf fair eyes and portal Phoenix

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 1, 2023
Aksananta Louise sebagai seorang tunanetra tidak akan pernah tau bagaimana raut wajah Alice yang tengah mempertahankan kerajaan Mercia. Tidak pernah tau kalau cahaya biru laut di hutan LeNight mampu memanipulasi pikiran seseorang. Yang ia tau, perasaannya terhadap Alice mampu membuat portal phoenix luruh. Benang merah yang tidak seharusnya ia berikan pada perempuan bangsa Lathraia, hal ini membawa petaka bagi dirinya. Kali ini Ananta hanya bisa berusaha untuk menaikkan portal phoenix. Dengan mendapatkan perjanjian damai dari Ratu LeRay, Ratu bangsa peri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Between Crown and Forest
  • Elina Pyottri || End ✅
  • The Miracle Of Crystals
  • Vampire Castle
  • Ravenwood's Last Omega
  • I'm the Antagonist's
  • THE YELLOW SKY (TAMAT)
  • The Hollow Court [ON GOING]
  • Cahaya Transmigrasi✓

Prolog Di balik kabut malam yang menggulung hutan Eldrane, suara langkah-langkah ringan memecah kesunyian. Di antara pepohonan tinggi dan bayangan gelap yang menari di bawah cahaya bulan, seorang gadis menunggang kudanya dengan busur tergantung di punggung dan mata setajam anak panah yang ia bidik. Ia adalah Aleeqa, putri Kerajaan Caelwyn bukan putri biasa yang duduk di menara, melainkan seorang pemburu ulung yang lebih mengenal desir angin daripada bisikan istana. Tapi malam itu berbeda. Aleeqa tidak sendirian di hutan. Dari semak belukar dan keheningan yang lebih tua dari waktu, sepasang mata kuning keemasan mengawasinya. Bukan milik binatang biasa, tapi milik seseorang atau sesuatu yang sudah lama hidup di antara bayangan: Vaughn. Seorang manusia serigala yang memendam rahasia lebih kelam dari hutan itu sendiri. Ia telah menyaksikan perburuan manusia, pengkhianatan darah, dan dinginnya kesunyian abadi. Namun malam itu, ia melihat sesuatu yang lain. Sesuatu yang bahkan waktu tak bisa enyahkan: keberanian. Kecantikan. Dan cinta yang tak pernah ia duga akan datang dari pewaris takhta manusia. Aleeqa, tanpa ia sadari, telah membidikkan panahnya bukan ke jantung makhluk buas... tetapi ke hati yang telah lama kehilangan harapan. Di antara dunia manusia dan dunia kegelapan, kisah mereka dimulai. Sebuah kisah tentang cinta terlarang, rahasia yang tak terucapkan, dan takdir yang tak bisa dihindari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines