ACE CARD ; but Not For LOVE

ACE CARD ; but Not For LOVE

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 29, 2023
Mahesa Putra Aditya adalah anak rantau dari kota Surabaya, untuk memenuhi keinginan dan cita-cita dari ke dua orang tuanya dia rela merantau ke tanah Ibu kota. Seperti di Ibu kota kebanyakan, kultur di kota tempat tinggal Mahesa sebelumnya sangatlah berbeda dengan kulturasi di Ibu kota, maka dari itu pula Mahesa harus menahan dan menjaga diri agar tidak terkena dampak atau bahkan terjerumus masuk ke dalam lingkaran setan itu. Ia tidak ingin menjadi anak yang menyeleweng dan mengecewakan orang tuanya, karna hal itu dapat membuat dirinya repot sendiri. Namun, hidup selamanya tidak semudah yang dipikirkan olehnya, Mahesa pun ditakdirkan untuk bertemu dengan perempuan yang sangat berkebalikkan dari dirinya. Perempuan yang sudah terjerumus ke dalam lingkaran setan itu membuat Mahesa mengecewakan semuanya. Penasaran dengan kelanjutannya kan? ayo baca book ini dan jangan lupa kasih ★ thanks! ♠︎♠︎♠︎ © daiilyjay Start writing: 15 Juni 2023 Finish: [ On going ] Rank 📍 #1 Kathrine | 03 Juli 2023 #2 Kathrine | 30 Jun 2023 #4 Kathrine | 09 Juli 2023 #5 Ibu Kota | 30 Jun 2023
All Rights Reserved
#21
mahesa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Exhausted Soul | EN- [REVISI]
  • [02] Renjana ✔
  • [TERBIT] BENARKAH INI RUMAH?
  • 2. Antariksa Berkelana [Completed]
  • Anak Rahasia Sang Direktur Tampan
  • SEMUA BELUM USAI
  • KINGDOM || Bluesy [REVISI]
  • saireen : to eternal peace
  • Mullet Fairy, "Yang Jona" [ENHYPEN]
  • Bertemu Denganmu [TAMAT]

Banyak yang mengira menjadi anak pertama adalah anugerah. Mereka membayangkan hidup yang menyenangkan-bisa menyuruh adik sesuka hati, selalu mendapat barang baru, dan jadi yang paling diprioritaskan. Namun bagi Evan, kenyataannya jauh berbeda. Sejak kecil ia dipaksa mandiri, belajar berdiri sendiri tanpa banyak tangan yang mau menggenggamnya. Usia yang seharusnya dipenuhi tawa justru dipenuhi tuntutan untuk selalu kuat. "Kenapa kamu hanya bisa mempermalukanku, anak sialan?!" Makian itu menusuk telinga, setiap kata terasa seperti cambuk yang menghantam dada Evan. Hatinya perih, namun ia tetap berdiri tegak, menahan segalanya dalam diam. Ia bukan tak merasa sakit, hanya sudah terlalu terbiasa. Di balik ketegarannya, ia hanyalah seorang anak yang ingin dipeluk, didengarkan, dan dipercaya. Tapi yang ia dapat hanyalah kemarahan dan tuntutan yang tak pernah berhenti. Dunia sering lupa-anak pertama pun bisa lelah, bisa rapuh, dan bisa hancur. ⚠️WARNING⚠️ CERITA MURNI 100% KARANGAN AUTHOR ⚠️DILARANG MENJIPLAK KARYA INI! KARYA INI UNTUK DIBACA BUKAN DITULIS ULANG⚠️ !!CAST MENGGUNAKAN MEMBER DARI BOYGROUP ENHYPEN, MOHON MENANGGAPI DENGAN BIJAK. INI HANYA SEKEDAR CERITA JANGAN DIBAWA SAMPAI KE DUNIA NYATA!! HAPPY READING GUYS♡ 🥇#heeseung [08 Februari 2025] 🥉#nonromance [08 Februari 2025] 🥈#nonromance [10 Februari 2025] 🥇#nonromance [11 Februari 2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines