Anantara; Tanpa Jiwa

Anantara; Tanpa Jiwa

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 18, 2026
Adakalanya kita perlu sejenak menepi dari hiruk-pikuk dunia. Bukan untuk berhenti, tapi memaknai. •─°─.•─°─• Bagi Lariene Verlia Amarie, dunia hanyalah sebuah film bisu. Sejak malam di sebuah halte sekolah tujuh tahun lalu-saat ia menyadari bahwa kehadirannya tidak lebih penting daripada pencapaian sang kakak-Lariene memilih untuk mematikan rasanya. Ia membangun sebuah jarak tak kasatmata yang ia sebut sebagai Anantara. Namun, ketenangan "abu-abu" Lariene terusik oleh kehadiran Steve Arlanda Madja. Arlan adalah definisi dari segala sesuatu yang Lariene hindari: berisik, tengil, dan tidak tahu sopan santun dalam hal menjaga jarak. Cowok itu seolah punya misi pribadi untuk merusak fokus lensa Lariene dengan tebak-tebakan garing dan gangguan menyebalkan yang tidak ada habisnya. Namun, di balik tawa renyah dan sikap pecicilannya, Lariene mulai menyadari bahwa Arlan bukan sekadar cowok humoris biasa. Ada rahasia yang Arlan simpan rapat-rapat di balik kunjungannya ke tempat-tempat yang tak terduga. Ada alasan mengapa Arlan begitu gigih menarik Lariene keluar dari cangkangnya. Di antara dinginnya standar tinggi keluarga dan hangatnya kehadiran Arlan yang tak terduga, Lariene harus menghadapi sebuah pertanyaan besar: Apakah ia akan tetap bertahan di balik jarak yang aman, atau berani mempertaruhkan hatinya untuk menemukan kembali jiwa yang selama ini ia anggap telah hilang? . . . Cerita ini merupakan hasil dari ide dan kreativitas saya sendiri, dengan beberapa saran dan inspirasi tambahan dari ChatGPT, sebuah model bahasa AI. Terima kasih kepada ChatGPT atas kontribusinya dalam mengembangkan alur cerita dan memberikan ide-ide segar. Semua keputusan akhir mengenai narasi, karakter, dan pengembangan cerita adalah hasil karya saya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Psikopat Digital? [End]
  • Takdir Kalea [Revisi]
  • CHANGE THE SAME ENDING [SELESAI]
  • Shadows of the Main Story
  • Tyllie {END}
  •  Empathy (On-Going)
  • Jalan Pulang
  • 15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)

"Kenapa keadilan selalu kalah? Apakah karena manusia lebih suka bermain dengan kekuasaan?" "Gue bakal terus berjuang, sampe dunia bener-bener nolak gue." 💸💸💸 Kalian pikir ini cerita tentang psikopat gila yang haus darah? No, big no! Dia seseorang yang berbeda, bukan psikopat pada umumnya yang menyukai menyiksaan dan darah, melainkan seseorang yang justru menikmati kekacauan saat keadilan tidak berpihak. Baginya, melihat seseorang hancur karena kehilangan sesuatu jauh lebih mengasyikkan dibandingkan menatap wajah laki-laki tampan. Dunia telah mengajarkannya bahwa sebuah hubungan cinta tidak penting untuk dunia nya. Kehidupan yang berantakan membentuknya menjadi seseorang yang tidak mengerti dengan kehangatan. Namun, di balik setiap kekacauan yang ia ciptakan, ada sesuatu yang tersembunyi, sebuah alasan yang bahkan dirinya sendiri tidak mengerti. Siapakah dia? Seperti apa dia? penasaran? Kuy baca🥂

More details
WpActionLinkContent Guidelines