Mata angin

Mata angin

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 10, 2023
WpInfo
Fiction
Social Themes
"Semuanya gelap, umi.Tapi Zee berharap Allah selalu terangi hati Zee dengan keimanan dan selalu tegar dalam ujian yang hadir di hidup Zee" ucapan Nazeefa yang begitu ringan tanpa beban membuat sang umi sesenggukan, menyaksikan keteguhan sang putri dalam ujian yang begitu berat diusia yang terbilang sangat muda. Rayhan berdiam diri diluar pintu ruang rumah sakit, seketika pertahanan Rayhan runtuh mendengar ucap gadis yang ia tahu bernama Nazeefa, gadis penyelamatnya. Tanpa disadari air matanya meleleh begitu saja. Mengingatkan Rayhan pada masalah yang ada dihidupnya, ia merasa sangat bodoh setelah melihat begitu tegarnya seorang Nazeefa yang jelas jelas ujiannya lebih berat dari dirinya. Disini Rayhan perlu banyak berterimakasih pada seorang Nazeefa karena telah begitu banyak menolongnya mulai dari maut hingga menyadarkan dirinya yang begitu bodoh. "Kamu istimewa sekali Nazeefa" ucap Rayhan seorang diri. --------------- Jadiii apa ujian hidup yang menimpa Nazeefa dan apa arti seorang Nazeefa dalam hidup Rayhan setelah kejadian besar yang menimpa Nazeefa dan Rayhan Yuk langsung aja Selami kisah mereka dan tambah ke daftar perpustakaan kalian. Syukron jazakallahukhairan katsiran gusy🙂 Ohya jangan lupa follow dulu sebelum baca👌
All Rights Reserved
#918
citacita
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut Luka Nazea
  • I Love Gus (OPEN PO)
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • TIKUNGAN SEPERTIGA MALAM
  • MAFIA VS MUSLIMAH
  • KITA DAN SEMESTA
  • save me
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Dusk In Your Eyes
  • sebuah lentera

"ketakutan terbesar seorang anak adalah perpisahan orang tuanya. Kehilangan mama dan papa sama halnya dengan kehilangan seluruh napas. Enggak ada mama sama papa rasanya sunyi dan hampa, rasanya berkali-kali lipat lebih sakit dari apapun. Dunia juga terasa sudah tidak berarti." ~Queenza Nazea Azalea ˚₊‧꒰ა☁️☁️☁️໒꒱ ‧₊˚ Di ajarkan melangkah, meski tertatih-tatih dan berujung jatuh. Di latih menapaki tangga meski berulang kali terhenti karna lelah. Bagi nazea, hal yang paling menyedihkan adalah ketika dihadapkan dengan kehancuran keluarga. Nazea benci perpisahan. Karena nazea tidak suka di tinggalkan. Nazea benci sendirian, karena nazea kesepian. Namun, apa yang sudah retak, akan tetap pecah. Pada akhirnya, meskipun nazea tidak suka, nazea harus menerima. Ada yang mengangkat tangan tinggi-tinggi seraya menjerit tak sanggup, ada yang menyembunyikan kepedihan sekuat mungkin sembari terus menerus mengulas senyum. Karena hanya diperuntukkan dua pilihan, bertahan atau menyerah? Atau lebih tepatnya, mampukah berdiri di atas ubin keikhlasan? "lagi, dunia kembali mempermainkan hidupku. Namun, sampai kapan?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines