NALA 2: The Storm We Called Love

NALA 2: The Storm We Called Love

  • WpView
    Reads 12,367
  • WpVote
    Votes 1,509
  • WpPart
    Parts 58
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Sep 7, 2025
Nala menjalani pernikahan yang tenang namun sunyi bersama Arka. Di balik butik yang ia bangun, ada luka yang belum sembuh dan kata-kata yang tak pernah sempat diucap. Ketika masa lalu datang mengetuk pintu, apakah cinta yang diam bisa bertahan? Arka bukan laki-laki yang pandai merangkai rasa. Ia mencintai dengan cara yang diam-terlalu diam, hingga Nala sering merasa sendiri dalam kebersamaan. Ia takut menyakiti, tapi tak tahu cara membahagiakan. Lalu Haykal kembali, membawa kenangan yang dulu nyaris menjadi rumah bagi hati Nala. Bersamanya, Nala kembali dihadapkan pada tanya yang tak pernah selesai: Cinta macam apa yang pantas diperjuangkan, yang tenang namun hampa, atau yang pernah patah namun tak pernah benar-benar pergi? - NALA CHAPTER TWO: The Storm We Called Love (Even shattered hearts can hold the softest love)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • DI BALIK ANDROMEDA (END/REVISI ULANG)
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
  • When Two Hearts Collide
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • CARA
  • Air Mata Elara
  • AYARA [END]

[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines