Teman untuk Kimberly

Teman untuk Kimberly

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 12, 2023
SEBELUM KALIAN BACA, PASTIKAN SUDAH VOTE DAN FOLLOW! Kimberly adalah anak tunggal dari keluarga yang tajir. Ia sangat senang dengan hal yang berbau pernikahan dan ia sangat berharap bahwa suatu saat nanti Kimberly dapat menikah dengan laki-laki yang dicintai nya. DI MOHON BIJAK DALAM MEMBACA CERITA!
All Rights Reserved
#39
kimberly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We Are Destiny (NEW)
  • My Love Kim
  • Daiden Or Kyanu✔
  • Om Duda Aku Padamu (Langit Mega)
  • Ayla (LENGKAP)
  • Jodoh?
  • -1 MARRIED BY ACCIDENT [ REPOST ]
  • Giant Baby S2 [COMPLETED]
  • Giant Baby [COMPLETED]
  • Not an Ordinary Love ✔ (REVISI]

🪻DIHARAPKAN MEM-FOLLOW SEBELUM MEMBACA🪻 🪻WAD (WE ARE DESTINY)🪻 🪻UPDATE SETIAP SABTU & MINGGU🪻 🪻WAJIB VOTE + KOMEN🪻 Menemukan dan merawat bayi yang entah siapa orang tuanya bukan lah hal mudah bagi Shylena, gadis yang baru saja berusia 20 Tahun, di mana tengah sibuk-sibuknya membagi waktu part time dan juga jadwal kuliahnya hingga tidak memiliki waktu untuk quality time sepertinya kebanyakan temannya. "Arghh! kenapa jadi gini sih? ngerawat lo aja udah ribet buat gue, masa mau di tambah anak lagi!" keluh Shylena sambil mengusap air matanya dan menatap bayi berusia sekitar 7 Bulan yang tengah tersenyum kepadanya. "Ini semua gara-gara cowok brengsek itu! harusnya dari awal gue nggak usah berurusan sama dia, terus sekarang gue harus gimana?" gumam Shylena dengan putus asa mengusap perutnya yang masih datar. Tinggal mandiri di kota yang cukup jauh dari keluarganya, bekerja untuk tambahan uang saku, di tambah merawat 1 bayi saja sudah cukup membuatnya baby blues apalagi kedepannya jika anak di kandungannya itu lahir. Membayangkannya saja Shylena sudah tidak sanggup, apalagi harus mengalaminya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines