My Lonely Starlight

My Lonely Starlight

  • WpView
    Reads 185
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 29, 2023
Violet yang kehidupan nya bagaikan air sungai yang mengalir hanya mengikuti Alur kehidupan tanpa memikirkan keinginan nya. Meskipun kehidupan nya dikelilingi harta dan ibunya yang selalu menyayangi dia tapi entah kenapa dia tetap merasakan bosan. Violet bersekolah di SMA 12 Tranda sekolah campuran laki laki dan perempuan, dia duduk di bangku kelas 10 dan hanya mengikuti satu eskul yaitu eskul astronomi. kehidupannya yang tiada warna dan kenangan membuat gadis tersebut bersikap dingin. selama smp dia memiliki banyak masa indah yang secara tiba tiba hancur akibat kesalahan fatal yang dilakukan nya. hanya satu yang dia inginkan yaitu menemukan seseorang yang mampu merubah kehidupannya yang kelam. mampukah violet menemukan seseorang seperti itu? simak kelanjutannya
All Rights Reserved
#61
girllove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • Grace (tidak) Ingin Pulang
  • 𝐋𝐨𝐯𝐞 𝐒𝐭𝐫𝐮𝐠𝐠𝐥𝐞 ✔
  • LUKA & CINTA
  • Cinta Di Ujung Pelangi
  • langkah Yang Sama: season 2
  • Jodoh Yang Tidak Aku Duga
  • [BL] Rasa yang Tak Terduga
  • Pasangan Lesbian
  • Class of Love

"Kita memang memandang langit yang sama, tapi di setiap do'a kita melayang ke arah yang berbeda." Azam, seorang siswa SMA kelas XI, tumbuh dalam keluarga yang taat beribadah, tenang, dan penuh dengan prinsip. Hari - harinya sederhana: sekolah, nongkrong bareng teman - temannya, dan menatap hidup dengan logika yang rapi. Hingga seorang siswi pindahan bernama Evelyn muncul dalam kehidupannya, berbeda keyakinan, berbeda cara pandang, tapi perlahan mengusik isi kepalanya. Evelyn datang dengan luka yang disembunyikan di balik senyumnya. Ia gadis yang terlihat kuat, tapi jauh di dalam hatinya, ada keresahan yang tak bisa ia bagi ke sembarang orang. Di tengah dinamika sekolah, mereka dipertemukan dalam momen - momen kecil yang tak pernah mereka duga akan tumbuh menjadi sesuatu yang besar. Akan tetapi, bagaimana jika kedekatan itu justru menuntun mereka ke batas yang tak pernah disepakati? Bagaimana jika rasa itu hadir, tapi dunia tak mengizinkannya tumbuh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines