Story cover for Herminia by RitaRosyidina
Herminia
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jun 10, 2023
"Kakek bilang aku ini orang yang berbeda di Romeril. Dari tubuhku saja jelas tampak berbeda. Kalau diperhatikan telingaku sedikit lebih lancip tidak seperti orang-orang di sini. Entahlah! Meskipun kakek menganggapku berbeda aku ini tetep Mia yang selalu ceria." - Heremia 

Kisah kecil tentang seorang Mia dari Romeril mencari jati dirinya. Sebuah musibah menimpa desanya yang membuat kakek menyuruhnya melakukan sesuatu yang berbahaya. Perjalanan yang jauh membawanya bertemu banyak makhluk aneh dan juga cerita baru. Seorang makhluk terkutuk telah dia temui sampai membuatnya jatuh cinta. Sampai dia pulang ke Herminia, negeri asli orang tuanya yang hilang. 

_________________________________

My first story! 
Rita Rosyidina
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Herminia to your library and receive updates
or
#374sea
Content Guidelines
You may also like
Red [Cerita Pendek] by helloparksungjeans
37 parts Ongoing Mature
"Nara, kamu nggak bisa seenaknya gitu dong sama perasaan orang." lelaki tampan dengan fitur rupa setara deskripsi dewa-dewa mitologi Yunani yang acapkali diagung-agungkan oleh hampir setiap insan itu melayangkan protes, menatapku lekat penuh goresan yang tak payah disembunyikan dari balik matanya. Aku menoleh, menerobos masuk dalam sukma lewat bulat besar matanya yang teduh, "Emang aku seenaknya gimana, Kak?" tanyaku pada Pramudya, yang entah sudah keberapa kali dicobanya gapai kedudukan yang terlanjur kukerek naik hingga sukar bagi tiap insan yang hendak mencapai. Dada Pramudya naik turun. Ia memejamkan matanya sejenak, sambil kuserok lagi keteguhan hatiku untuk tetap berada di puncak, menolak terlena dalam tawarannya akan ikrar tuk merengkuhku di hari tergelap yang terkadang mampir tuk kecohkan pandanganku akan masa mendatang. Kelopak mata Pramudya kembali terbuka - masih luka disimpannya disana. "Yang deketin aku pertama kan kamu, terus waktu aku tertarik juga ke kamu, sekarang kamu bilang kamu nggak mau ada di hubungan apapun? Itu maksudnya apa kalau nggak semena-mena?" Pramudya curah perasaannya dengan marah, meski tetap rendah nadanya teralun. Aku tertawa kecil. Lelaki yang cermat. Sungguh jika masih tersisa percaya meski hanya seujung kuku dalam hati, rela kuselami palungku demi Pramudya. Namun sayang, lenyap sudah pandangan baikku akan cinta, hingga yang tersisa bagi Pramudya hanyalah Nara yang rapuh lekat dengan segala traumanya.
ARUNIKA'S WORLD (SELESAI) by destharan
61 parts Complete
#TRANSMIGRASI STORY 01# PART MASIH LENGKAP. TERBIT, 2021. Versi cetak tersedia di seluruh Gramedia. *** CERITA UNTUK MENTAL BAJA, BERANI BACA SAMPE AKHIR? *** Seingat Arunika Prameswari , malam sebelum tidur, dia masih gadis biasa saja. Gadis yang hidup di desa bersama keluarga nya, yang sederhana namun bahagia. Lalu kenapa saat pagi ia terbangun, ia menjelma menjadi Gadis kota yang cantik dan kaya?! Yang lebih parah dari itu, kenapa dirinya di takuti dan di benci banyak orang? *** Arunika Deolinda Maheswari, dijuluki manusia perwujudan dari Dewi Aphrodite. Si Keindahan tanpa otak. Arunika itu cantik, seksi, kaya, penuh hasrat dan keindahan. Namun sayang, ia kerap kali di cap tidak punya otak karena selalu mengejar-ngejar Praditya Nugha yang jelas-jelas sudah ada pawang nya. Arunika itu licik, kejam, sadis. Hobby membully dan senang menjajah. Itulah sebab nya banyak murid yang membenci gadis itu diam-diam. Lalu, apa yang terjadi jika Arunika yang selama ini di kenal Antagonis, dalam sekejap berubah menjadi Protagonis setelah mengalami kecelakaan? Yang mereka tidak tahu adalah peristiwa semalam itu ternyata Takdir yang Tuhan kirimkan untuk menemukan jati diri dan makna hidup yang sesungguhnya. *** Start : 05 Maret 2021 End : - Amazing Cover by : @Pecintakopi18 High Ranks - 7 in #Perubahan / 14 Maret 2021 - 6 in #Mood / 22 Maret 2021 - 2 in #Antagonis / 25 Maret 2021 - 5 in #Newstory / 25 Maret 2021 - 7 in #LinYi / 25 Maret 2021 - 1 in #Antagonis / 26 Maret 2021 - 5 in #Mood / 26 Maret 2021 - 2 in #Reinkarnasi / 04 April 2021 - 2 in #BadGirl / 05 April 2021 - 1in #Fantasi / 10 April 2021 - 9 in #FiksiRemaja - 1 in #Komedi / 21 April 2021 - 1 in #Humor / 24 April 2021 - 1 in #Humor / 26 April 2021 - 2 in #Humor / 02 Mei 2021 - 1 in # Reinkarnasi / 08 Mei 2021 - 1 in # Baper / 08 Mei 2021
You may also like
Slide 1 of 9
Red [Cerita Pendek] cover
RUMAH KECIL ITU by : Plavana cover
The Magic of Emrys  cover
Regulation of Vampire [END-Part Masih Lengkap] cover
Alenara; Living in a Fairy Tale cover
ARUNIKA'S WORLD (SELESAI) cover
Blue cover
Silver cover
I Want You To Know(SLOW UPDATE) cover

Red [Cerita Pendek]

37 parts Ongoing Mature

"Nara, kamu nggak bisa seenaknya gitu dong sama perasaan orang." lelaki tampan dengan fitur rupa setara deskripsi dewa-dewa mitologi Yunani yang acapkali diagung-agungkan oleh hampir setiap insan itu melayangkan protes, menatapku lekat penuh goresan yang tak payah disembunyikan dari balik matanya. Aku menoleh, menerobos masuk dalam sukma lewat bulat besar matanya yang teduh, "Emang aku seenaknya gimana, Kak?" tanyaku pada Pramudya, yang entah sudah keberapa kali dicobanya gapai kedudukan yang terlanjur kukerek naik hingga sukar bagi tiap insan yang hendak mencapai. Dada Pramudya naik turun. Ia memejamkan matanya sejenak, sambil kuserok lagi keteguhan hatiku untuk tetap berada di puncak, menolak terlena dalam tawarannya akan ikrar tuk merengkuhku di hari tergelap yang terkadang mampir tuk kecohkan pandanganku akan masa mendatang. Kelopak mata Pramudya kembali terbuka - masih luka disimpannya disana. "Yang deketin aku pertama kan kamu, terus waktu aku tertarik juga ke kamu, sekarang kamu bilang kamu nggak mau ada di hubungan apapun? Itu maksudnya apa kalau nggak semena-mena?" Pramudya curah perasaannya dengan marah, meski tetap rendah nadanya teralun. Aku tertawa kecil. Lelaki yang cermat. Sungguh jika masih tersisa percaya meski hanya seujung kuku dalam hati, rela kuselami palungku demi Pramudya. Namun sayang, lenyap sudah pandangan baikku akan cinta, hingga yang tersisa bagi Pramudya hanyalah Nara yang rapuh lekat dengan segala traumanya.