Dikejar Mantan Napi

Dikejar Mantan Napi

  • WpView
    Reads 499,604
  • WpVote
    Votes 19,072
  • WpPart
    Parts 48
WpMetadataReadComplete Mon, Sep 9, 2024
Apa kalian tahu bagaimana perasaan Vio saat tahu ada mantan narapidana pembunuhan bekerja di kedai bakmi milik ayahnya? Sialnya wajah mantan narapidana itu sangat tampan, dan ngerinya dia terlihat lihai memainkan pisau tajam. Anehnya banyak gadis yang terpesona oleh ketampanannya. Vio adalah satu-satunya gadis yang selalu memasang sikap waspada saat bertemu dengan Agha, sang mantan narapidana. Apalagi entah kenapa tatapan mata pria itu selalu saja tertuju ke arahnya. Dan konyolnya, tidak ada angin tidak ada hujan, tiba-tiba saja ayahnya menjodohkan Vio dengan Agha. Lebih tepatnya memaksa Vio menikah dengan Agha. Rasanya Vio ingin menangis kencang. Apa ayahnya sudah tidak waras? Menikahkan anak semata wayangnya yang cantik jelita dengan mantan pembunuh?
All Rights Reserved
#388
vio
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masya Allah Zaujati || Cinta Dalam Doa [ END ]
  • JOJO
  • Agreement [1]
  • Cinta Dikejar Deadline
  • Jejak Rasa [TAMAT]
  • Waktu Pergi [End]
  • cinta yang terluka
  • It Takes Two To Tango
  • Love For Alvino (Ebook Tersedia Di Playstore)
  • Salah Naksir

Bagaimana rasanya, saat dijodohkan dengan orang yang selama lima tahun terakhir kita labuhkan dalam doa? Dan bagaimana pula, rasanya mencintai seseorang yang bahkan kita sendiri tak tahu siapa namanya? Allah mentakdirkan mereka untuk bersama. Perjodohan yang awalnya tak diinginkan, menjadi suatu hal yang sangat mereka syukuri. ****** "Abi akan jodohkan kamu, dengan pria pilihan Abi." Satu kata yang membuat Haina terkejut, jodoh. "Nana butuh waktu," kata Haina. "Berapa lama?" tanya pria itu tanpa menatap gadis yang akan di jodohkan dengannya. Haina menunduk. "Aku butuh waktu dua Minggu, untuk menilai sikapmu." ****** "Dan Alhamdulillah, Allah mendengar doaku selama ini. Tak sia-sia aku memperjuangkan mu selama lima tahun dalam doa. Untuk selamanya, aku akan terus berdoa yang terbaik untuk hubungan kita." Azam menangkup pipi Haina yang terhalang cadar, lalu mengecup dahinya cukup lama. "Kakak tau? Aku pun sama. Sejak saat itu, aku mengagumi Kakak. Aku Mulai menyebut Kakak di doaku." tutur Haina. ****** Happy reading all! #Love #September_stars #April_finish

More details
WpActionLinkContent Guidelines