Menyelami Samudra

Menyelami Samudra

  • WpView
    LECTURAS 3
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jun 10, 2023
he love her, and she love him but at the end of the long streat they will separate. Aku tidak tahu kebahagiaan seperti apa yang aku cari sebenarnya. Namun, sekeras apapun aku mencari, sebanyak apapun aku berkelana, kebahagiaan itu tidak akan pernah ada jika aku selalu ingin lebih, dan tidak pernah bersyukur dengan hidup yang aku miliki. Hidup, cinta, mimpi dan banyak kebahagiaan kini sedang aku usahakan. Maka sekarang mulai kuyakini, bagaimanapun kisahku nanti, aku punya Allah yang dimana tempat sebaik-baiknya untuk bersandar. Aku percaya segala takdir yang Engkau persiapkan untuk hamba-hamba mu selalu baik, meski terkadang perlu air mata dan luka untuk menerimanya
Todos los derechos reservados
#46
mahabbah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • THE SECRET LOVE
  • Dalam Diamku Mengikhlaskanmu [ Sudah Terbit ]
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Be Present and Stay
  • Mazoya Ananta
  • Menyapa Luka di Awal Kisah
  • Ketukan Takdir
  • Hijrah Bersamamu (SELESAI)
  • Skenario Allah✔[End]
  • Broken Soul (END ✔️)

[Cerita ini sedang di tangguhkan] - - "Ustadz, cinta itu bukan sekadar kata rencana dan takdir-Nya bukanlah bencana" Ucap lirih Azzahra kepada sosok laki-laki yang gak jauh berdiri dibelakangnya. Dengan tatapan sendunya, ia mencoba mempertahankan gadis didepannya. Ia tau dengan jelas kesalahannya dan berharap dapat memutar balik kembali kenyataan yang menjadi suratan takdir-Nya. "Saya mengakui saya salah, saya berharap masih ada kesempatan untuk saya memperbaiki salah saya, ra maafkan saya" Azzahra menghirup udara perlahan "InsyaaAllah saya sudah memaafkan ingkarmu. "Jadi ra.." kalimat Azzam terputus oleh Azzahra "Meski demikian mohon maafkan saya tidak bisa memberi apa yang Ustadz Azzam harapkan, tolong hormati keputusan saya." Ucapnya dan berlalu masuk ruangan kembali. Azzam terdiam menatap punggung gadis yang teramat ia cintai berlalu begitu saja, ia merutuki kesalahannya dan tergiur oleh nafsu dunia. Kini semua telah berakhir, ia yang bersalah atas hancurnya ikatan yang telah direncanakan lama.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido