Bagaimana jadinya, jika seorang gadis yang di juluki kulkas seribu pintu di pertemukan dengan sosok lelaki kejam yang merupakan leader geng motor paling di takuti se-seantero Jakarta?
Kisah ini bermula saat gadis yang kerap di sapa Qilla itu mendapatkan laporan dari salah satu anggotanya jika ada sekumpulan murid yang membolos saat upacara tengah berlangsung. Ia yang menjabat sebagai ketua OSIS di sekolahnya pun mengharuskannya menangani masalah ini karena bagian keamanan pun tak mampu berkutik saat berhadapan dengan mereka yang di sebut sekumpulan orang itu.
"Ngapain?" Xavier membuka suara.
"Ayo ke lapangan!" Qilla menatap tepat manik hitam di depannya tanpa rasa takut.
Xavier Grisyan Bimantara. Leader AODRA yang terkenal kejam dan berbahaya. Sifat dinginnya berhasil tercover oleh wajah tampan rupawan yang banyak menarik perhatian. Menjadikannya sosok lelaki yang begitu di dambakan kaum wanita.
Namun apa jadinya, jika ternyata sikap dingin yang di tunjukkan Qilla itu semata mata hanya untuk menutupi traumanya di masa lalu? Membuat pandangannya terhadap semua lelaki berubah setelah kejadian itu terjadi, kejadian yang mampu mengguncang mentalnya hingga menimbulkan penyakit mematikan dalam dirinya.
"Gak papa, lo aman." Bisik Xavier pada Qilla yang bergetar dalam dekapannya.
Cover by : Pinterest 💗
Ketika semua yang kamu inginkan tak selalu kamu dapatkan. Alvin titisan Dewa Yunani memiliki tubuh atletis dan dikaruniai otak yang cerdas, ini pasti pria yang diimpikan banyak perempuan tak terkecuali Agatha si ketua osis SMA BIMA GARUDA nan perfeksionis, pecandu buku, dan siswi terpintar seangkatannya.
Tapi, kenapa sulit sekali untuk mendekati Alvin kenapa sepertinya semakin Agatha mendekat semakin Alvin menjauh seperti memberikan jarak yang tak mampu Agatha tempuh.
Hanya ada satu jalan yaitu melalui Aldo, bad boy sekolah yang selalu ada diperingkat terakhir, pergi ke sekolah bermodal sebuah buku dan juga sebuah pena, tidak lebih. Aldo yang suka membuat guru-guru pusing tujuh keliling dan membuat buku pelanggaran sekolah penuh dengan namanya. Aldo adalah adik Alvin, ketampanan mereka sudah tidak diragukan lagi, hampir dari segi fisik mereka sama tapi hanya otak dan tingkah laku yang membedakan mereka.
Agatha tidak akan pernah mau memasuki daerah teritorial Aldo, baginya sangat membuang waktu berurusan dengan manusia yang tidak berguna seperti itu. Apa kalian pernah mendengar seorang yang pintar, berbakat, serta sangat disiplin berurusan dengan orang yang suka bertengkar, pemalas, dan suka membuat onar.
Sanggupkah seorang Agatha mendekati Alvin yang dingin dan kaku? Namun, sebelumnya 'Sanggupkah Agatha mencuri celah melalui Aldo, adik Alvin?'
Atau justru Agatha dan Aldo terperangkap perasaan asing yang perlahan menyelinap melalui celah-celah pertemuan tak terduga yang dikerjakan oleh takdir?