The Regrets ; Kepercayaan yang Telah Hilang

The Regrets ; Kepercayaan yang Telah Hilang

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 21, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Sebuah kata yang tak pernah terpintas dalam pikiran Naira adalah "perceraian". Naira tidak menyangka bahwa kesalahan yang ia perbuat tanpa pikir panjang itu membuatnya terjatuh ke dalam belenggu penyesalan, kepercayaan dari pujaan hatinya pun telah hilang bagai angan-angan. Kini, dampak yang Naira rasakan sebanding dengan perbuatannya itu. Dirinya tidak habis pikir, bisa-bisanya ia tergoda dengan pria lain, sedangkan sang suami dengan setia menunggu datangnya pelukan hangat dari tubuhnya. Dapatkah Naira merebut kembali cintanya? Ataukah dirinya hanya bisa pasrah dan jatuh ke dalam permainan yang dibuat oleh mantan kekasihnya tersebut? #Cover by : maleekas_graphic
All Rights Reserved
#425
perceraian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku yang tak dirindukan
  • Xless Marriage
  • Biduk Terbelah
  • Rebuilding Love, One Flight at a Time (END)
  • Shadow Marriage: Pernikahan Bayangan (End)
  • My Ex (Marrying My Ex Revisi)
  • Seindah Surga Yang Dirindukan (Tamat)
  • Punya Suami Serasa Tak Punya Suami
  • PENDAMPING PILIHAN (SELESAI)
  • Behind Our Eyes

Kisah bermula ketika Kaira mengetahui jika suami yang telah menikahinya, tidak pernah mencintainya. Lalu dengan teganya Allan memberikan hatinya pada wanita lain. *** Kaira, seorang gadis yang berasal dari sebuah desa dinikahkan oleh orangtuanya dengan anak kenalan mereka saat usianya masih 18 tahun. Setelah 2 tahun menikah, wanita muda itu mengetahui jika ternyata suami yang menikahinya selama ini, tidak pernah mencintainya. Dengan teganya, Allan, pria yang menjadi suaminya berniat menikahi wanita yang dicintainya di belakang Kaira, meskipun pada saat itu Kaira sedang hamil anak pertama mereka. Keberadaan putri pertama mereka membuat Kaira terus berusaha menelan pil pahit kekecewaan, tapi akankah hati itu bertahan selamanya, atau memilih membangun kembali mahligai yang telah runtuh dengan sisa-sisa puing yang masih berguna, atau menghancurkan reruntuhan itu hingga rata dengan tanah. Pada akhirnya apa yang akan Kaira pilih?

More details
WpActionLinkContent Guidelines