Senyum Nara

Senyum Nara

  • WpView
    LECTURES 120
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Chapitres 14
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., juil. 3, 2023
Kerasnya hidup di pinggiran Ibu kota, membuat Nara yang sebatang kara merasakan getirnya perjuangan. Alina sahabatnya, merasa begitu iba, ia berusaha untuk selalu membuat sahabatnya itu tersenyum. "Sini aku bantu jualan," rebut Alina, meraih dagangan Nara, kemudian berteriak menjajakan kue buatan Nara yang setiap hari dijualnya. "Eh ..., Nggak usah ..., nanti kamu capek Lin!" ucap Nara pada Alina yang mulai berjalan menjauh. Nara adalah sosok wanita yang cukup kuat dan tegar. Ia tak mau lantas dianggap lemah oleh sahabatnya itu. Ia bahkan menolak tawaran sahabatnya untuk tinggal bersamanya dan memilih menjalani hidup seperti seharusnya. Pada suatu ketika, serangkaian peristiwa terjadi dan membuat hidup Nara berubah seratus delapan puluh derajat. Dalam cerita yang berjudul "Senyum Nara" menyajikan kisah remaja yang cukup menarik untuk di baca. Seperti apa kejadian dan bagaimana semua itu bisa mengubah hidup Nara? Temukan jawabannya di dalam cerita "Senyum Nara".
(CC) Attribution - Pas de Modification
#343
darah
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Mantra Penghancur Moral
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • CEZALINE
  • Tandang
  • KETIKA LABEL TIDAK LAGI MENENTUKAN SIAPA KITA
  • Naura & Lukanya
  • TRAUMA
  • ONE NARA
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )

"Gadis kecil sepertimu tidak mungkin akan bernasib sama seperti kami. Kau bisa saja lolos dari tuduhan yang akan menyeretmu ke pengadilan kalau kau mempertimbangkan pilihan yang kau punya. Selama kau menerima uluran tanganku, tak ada yang tak mungkin bagimu, termasuk situasi yang tidak bisa kau menangkan." ~ Azrael Naira Valeria, gadis berumur empat belas tahun yang hidup dalam penderitaan dan menjadikan toko buku tua sebagai pelariannya, tempat dimana dia menjumpai sebuah buku aneh dengan cakaran merah melintang di sampul belakang. Rasa penasaran membawa Naira menjelajahi isi buku yang mempertemukannya dengan makhluk misterius yang menawarkan persahabatan dengan tiga konsekuensi mengerikan. Persahabatan menggiurkan yang makhluk itu tawarkan mulai merubah hidupnya. Makhluk itu mulai memenuhi permintaannya dengan cara yang tak bisa dijelaskan logika manusia hingga pada satu titik, kebahagiaan sementara itu perlahan lenyap dan digantikan oleh rasa was-was yang terus tumbuh. Semakin Naira terikat dengan sang makhluk, semakin Naira merasakan ada sesuatu yang salah dan mungkin persahabatannya dengan sang makhluk adalah awal dari suatu kehancuran. ‼️DILARANG KERAS UNTUK MENGAMBIL SEGALA HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN CERITA‼️ ⚠️ Disclaimer: Suatu kebetulan jika terdapat kesamaan antara nama tokoh, tempat, dan lain sebagainya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu