Senyum Nara

Senyum Nara

  • WpView
    Reads 123
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 3, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Kerasnya hidup di pinggiran Ibu kota, membuat Nara yang sebatang kara merasakan getirnya perjuangan. Alina sahabatnya, merasa begitu iba, ia berusaha untuk selalu membuat sahabatnya itu tersenyum. "Sini aku bantu jualan," rebut Alina, meraih dagangan Nara, kemudian berteriak menjajakan kue buatan Nara yang setiap hari dijualnya. "Eh ..., Nggak usah ..., nanti kamu capek Lin!" ucap Nara pada Alina yang mulai berjalan menjauh. Nara adalah sosok wanita yang cukup kuat dan tegar. Ia tak mau lantas dianggap lemah oleh sahabatnya itu. Ia bahkan menolak tawaran sahabatnya untuk tinggal bersamanya dan memilih menjalani hidup seperti seharusnya. Pada suatu ketika, serangkaian peristiwa terjadi dan membuat hidup Nara berubah seratus delapan puluh derajat. Dalam cerita yang berjudul "Senyum Nara" menyajikan kisah remaja yang cukup menarik untuk di baca. Seperti apa kejadian dan bagaimana semua itu bisa mengubah hidup Nara? Temukan jawabannya di dalam cerita "Senyum Nara".
(CC) Attribution-NoDerivs
#42
satu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CEZALINE
  • A Girl and Three Hearts [COMPLETED]
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)
  • PROMISE
  • Nathalea
  • Tandang
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Naura & Lukanya
  • NALA KEENARA [Hiatus]
CEZALINE

Cezaline pikir tahun terakhirnya di SMA bakal berjalan mulus. Tinggal setahun lagi, lulus, lalu bebas. Tapi tiba-tiba, tanpa aba-aba, dia dipindahin ke Asrama Lentera, tempat yang katanya bisa "membentuk masa depan." Tapi buat dia, tempat ini lebih mirip labirin penuh orang-orang aneh. Asrama Lentera bukan cuma sekadar tempat tidur dan belajar. Di sini, semua orang udah punya tempat masing-masing. Selain karena mereka sudah dari lama berada di Asrama dan hidup saling berdampingan, mereka juga beruntung karena dipertemukan dengan manusia setipe-nya. Ada sekumpulan orang-orang ambis yang hidupnya muter di buku dan ujian. Ada sekumpulan manusia yang santai banget kayak sekolah cuma formalitas. Ada juga para berandalan yang hobinya bikin ribut dan cari masalah. Dan masih banyak lagi tipe-tipe manusia di sini. Yang pasti, semua sibuk dengan dunianya sendiri, dan Cezaline? Dia nggak pengen jadi bagian dari itu semua. Cezaline cuma pengen hidup tenang, tapi Lentera nggak pernah ngasih pilihan semudah itu. Dia cuma punya dua pilihan: ikut arus atau tenggelam. Dan buat Aline, setahun terakhir ini bisa jadi tahun yang paling panjang dalam hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines