Warisan

Warisan

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 1, 2023
"Mbak, saya mau ijin pulang kampung," pamit Nur salah satu pekerja di catring yang sedang dibangun oleh Aleeta. "Loh kenapa Nur? Kamu enggak betah disini," tanya Leta menatap sendu karyawannya paling belia. Ya Nur baru genap 18 tahun bulan ini. dan baru satu minggu menjadi karyawannya. Nur meringis. "Bukan begitu Mbak, Cuma saya-" ucap Nur ragu. Aleeta mengerti betul kerisauhan Nur dan 7 karyawan lainnya. "Kamu tenang saja, kita pasti dapat melewati masalah ini," ucap Leta mencoba menyakinkan karyawannya. Ia tersenyum dan menepuk pelan pundak Nur. Melihat senyum yang masih tersungging dibibir Bossnya Nur ikut tersenyum dan mengangguk. "Semoga aku masih diberi kesempatan, aku akan berjuang. Walaupun hasil akhirnya aku akan menyerah atau kalah. Setidaknya aku sudah berusaha!" Aleeta menatap ruangan lebar itu, yang sudah ia dekor ulang dengan ciri khas dan kemauannya. Mengemban sebuah amanah memang tidaklah mudah, apalagi ia harus keluar dari zona nyamannya dan masuk ke dunia baru yang jauh berbanding terbalik dengan passionnya selama ini. Mampukah Aleeta mewujudkan semua 'Warisan' yang diamanahkan padanya. Ikuti terus carita ini untuk mengetahuinya.
All Rights Reserved
#342
newadult
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sexy Deandra vs Bad Rayan
  • POHON CINTA (END)
  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)
  • Cinta Satu Kamar
  • TERJERAT CINTA CEO AROGAN
  • Hutang Dibayar Ranjang (21+)

*21+ (Dewasa & Frontal)* "Gila gue gak ada make ni cewe kan? " Rayan menepuk jidatnya dengan sedikit panik ketika ia baru saja terbangun dari tidur nya dan melihat ada wanita disampingnya masih tertidur pulas. "Ahh aww" ringis wanita itu sembari seperti menahan sakit dibagian bawah sana dan tak lama kemudian wanita tersebut mulai menerjapkan mata. "Kamu ngapain ada disini ?!!" Maki wanita tersebut ketika ia sudah membuka mata dan melihat ada Rayan disebelahnya. Rayan tersenyum nakal dan menatap wanita tersebut . "Kamu gak inget semalem abis goyang diatas aku? Apa saking enaknya punya aku sampe bikin kamu lupa ingatan?" Ucap Rayan senyuman nakal . Deandra seketika melotot mendengar ucapan laki laki yang usianya lebih muda dari dia. Deandra terus mengingat kejadian semalam apakah benar yang Rayan ucapkan. Wanita dengan wajah sensual itu terus mengingat dan menyusul puzzle yang ada dikepalanya untuk mengingat kejadian semalam hingga mereka berdua berada di atas kasur kamar hotel tersebut. "Gimana? Besar dan panjang kan?" Ucap Rayan lagi dengan senyum meledek. Deandra tak mampu mengingat kejadian semalam karna ia memang baru saja terbangun dari tidur dan belum sadar 100 % . "Gausah ngaco kamu !! Kamu fikir saya seperti cewe diluaran sana yang bisa kamu bungkus!" Maki Deandra dengan ucapan ketus. "Ya buktinya kita ada disini, trus kamu tadi kaya kesakitan, ya itu akibat goyangan brutal kamu semalem makanya sampe lecet kan" Rayan terus berbicara asal membuat Deandra semakin kesal dengan anak itu. "Tolong ya Rayan gausah biacara kurang ajar, pakaian kita lagian juga masih lengkap, gausah halu kamu" Deandra terus mengelak. Sungguh ia berani jamin kalau memang ucapan Rayan adalah hanya omong kosong. Rayan mendekatkan wajahnya kearah wajah Deandra dengan menyisakan beberapa cm saja. "Kalau memang kejadian jadi aku atau miss yang kalah?" Deandra seketika menjauhi wajahnya . "Sekali lagi bicara kurang ajar, saya pastikan kamu mengulang semester depan!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines