Fight To Hunt

Fight To Hunt

  • WpView
    LETTURE 22
  • WpVote
    Voti 4
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, giu 12, 2023
Pembantaian yang dilakukan terhadap keluarganya membuat Lavanya memendam dendam kepada kekaisaran. Suara tangisan dan ringisanbperih dari kedua orang tuanya dan kakanya terus menghantuinya hingga saat ini. Di umurnya yang kedua belas tahun, tak ada yang dapat ia lakukan. Demi pembalasan dendam itu, Vanya mengincar Asfreda Academy. Sekolah terbaik di Benua Goldsech. Tidak ada satu orangpun yang meragukan kredibilitas sekolah tersebut. Langkah pertamanya ada di Asfreda, begitu juga perjalanan awalnya menuju pembalasan dendam. *** "Buang mimpimu itu. Kau tidak diterima." Vanya membanting rapiernya dengan marah. "APA MAKSUDMU? APA KAU MERENDAHKANKU KARENA AKU MASIH KECIL? KAU TIDAK BERPIKIRA BAHWA AKU BERGUNA HAH?!" Pria itu berbalik dan menatap Vanya tajam. "Dengar, aku tidak peduli dengan umurmu. Aku tidak peduli dengan penderitaanmu dan seberapa hancur mentalmu. Kendalikan. Dirimu!" ### °Segala gambar yang ada di dalam buku ini di ambil dari pinterest
Tutti i diritti riservati
#164
king
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Only for Villainess (Tamat)
  • UNTUK REVAN 2 | COMPLETED
  • HIERÂRKI | Dewasa
  • Survive as Hero's Mother  (SELESAI)
  • Dear ASSASSIN✓
  • Prince or Princess: MEMORIES
  • Twinblossom
  • The Prince of Rhaevania : A Story of The Cursed Prodigy
  • Last Choice : the eternal love [END]

Salah satu impianku adalah bisa merasakan nikmatnya menjalani kehidupan makmur; kenyang, tidak perlu memikirkan masalah ekonomi, dan satu-satunya masalah hidup hanya memikirkan "besok mau makan apa?" Nah, jenis kehidupan damai, mapan, dan nyaman seperti itulah yang aku dambakan. Akan tetapi, begitu kematian mendekat dan ajal berhasil memutus napas kehidupan dariku; aku justru menempati raga salah satu tokoh antagonis sampingan dari novel yang sangat aku gemari: Ruby! Tidak masalah andai aku pindah ke tubuh Ruby ketika dia sudah menjadi orang kaya! Namun, .... "Anak tidak berguna!" Begitu mendarat wali asuh Ruby sibuk menghajarku dengan tamparan. Hei, ini bukan jenis transmigrasi yang aku dambakan! Biarkan aku hidup sebagai warga makmur dan tenteram, bukan korban kekerasan dalam rumah tangga! Apa gunanya transmigrasi bila harus bersusah payah dari awal? *** "Jadi, dia putri adikku?" Armand, kakak dari mendiang ayah kandung Ruby, membawaku pindah dari rumah "Tangisan Anak Tiri" menuju kediaman Aveza. "Kenapa dia begitu dekil?" Pearl, anak perempuan Armand, langsung mengataiku sebagai warga kelas bawah. "Barangkali Ayah salah anak." Alex, anak lelaki Armand, menganggapku sebagai sebuah kesalahan. Hei, kenapa aku harus berhadapan dengan pedihnya kehidupan remaja? Tidak bisakah aku menerima kunci emas sebagaimana penerima transmigrasi dunia? Sudah cukup berat hidup di dunia nyata, aku tidak perlu menghadapi dilema remaja kedua kalinya! "Kau keponakan orang sekelas Duke Aveza?" Sislin, tokoh utama pria, ternyata lebih menyebalkan daripada penggambaran novel. "Enyah!" Viren, big villain, menandaiku sebagai sampah masyarakat. Kepada para tokoh utama dan antagonis, tolong biarkan saya hidup damai dan tenteram serta bahagia. Terima kasih.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti