My L(ov)ecturer

My L(ov)ecturer

  • WpView
    Reads 1,810
  • WpVote
    Votes 260
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 25, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Romance × Campus Story Mulanya Airys menganggap kebaikan Ryshaka hanya lantaran hubungan dosen dengan asistennya. Simbiosis mutualisme yang penuh dengan tanggung jawab. Lambat laun, kebaikan itu menjadi candu tersendiri, ada hangat yang tercipta acapkali sosok tersebut mengisi kekosongan pada diri Airys. Nyaman. Kata itu mengantarkan Airys pada rasa yang tidak seharusnya hadir karena hatinya sudah berpemilik pada orang lain. Namun, benarkah hati itu masih tetap milik seseorang yang bahkan sudah lama menduakannya? Terlebih, nyatanya Ryshaka bukanlah lelaki yang masih sendiri, karena dia akan segera menikah.
All Rights Reserved
#13
romancethewwg
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stumbled Into You
  • AIRen
  • Ketua Senat ✔
  • Di Persimpangan 45 Hari
  • Bugis Street ( Open Po Dan Akan Segera Di Filmkan )
  • DECISION
  • [Masih] Kuliah Tapi Menikah 🔞 "FIN"
  • Mantan Ganteng Rese (LENGKAP, SELESAI) | SUDAH REVISI
  • Call It Fate, Call It Karma (Complete)

Keputusan Arrisa Andriani Lekha untuk hidup mandiri seharusnya menjadi awal dari lembaran baru yang penuh ketenangan. Namun, semuanya berubah saat ia tanpa sengaja berkenalan dengan tetangga barunya-seorang pilot muda dengan aura dingin dan tatapan tajam, Gion Zevigo Athara. Hari pertama di apartemen barunya, Arrisa sudah harus menanggung malu di hadapan pria itu. Sialnya, seolah takdir gemar mempermainkan dirinya, setiap kali bertemu Gion, pasti ada saja insiden memalukan yang terjadi. Dari tersandung kabel, menjatuhkan belanjaan, hingga hampir terjungkal di tangga-semuanya terjadi di hadapan pria yang kini ia beri label **"cowok ijo neon"** karena sikapnya yang mencolok sekaligus menyebalkan. Namun, seiring berjalannya waktu, tatapan tajam Gion yang dulu terasa dingin mulai tampak berbeda di mata Arrisa. Kata-kata datarnya yang dulu mengesalkan justru kini terdengar menenangkan. Dan sialnya lagi, ada sesuatu di dalam hatinya yang mulai bergetar setiap kali pria itu berada di dekatnya. Lalu bagaimana jika hati yang dulu penuh kebencian perlahan berubah menjadi debar yang tak bisa ia kendalikan? Mungkinkah benang merah takdir telah mengikat mereka lebih kuat dari yang Arrisa kira?

More details
WpActionLinkContent Guidelines