Story cover for Asasta by SindyCVidya
Asasta
  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 19
  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 19
Ongoing, First published Jun 11, 2023
Holden, sebuah desa pertanian yang dulunya hijau kini menjadi gersang dan kering. Hanya ada satu harapan dalam hidup Hugo: Batu Asasta yang dilihatnya di buku dongeng. Konon katanya, batu ini akan memberikan kemakmuran dan kesejahteraan. Akan tetapi, batu ini hanya terdapat di Ibukota Halivaara. 

Apakah Hugo dapat mencapai Ibukota tersebut? Apakah dia dapat melalui segala halang rintang pada prosesnya?
All Rights Reserved
Sign up to add Asasta to your library and receive updates
or
#55distopia
Content Guidelines
You may also like
Noli Desperare - NPC2301 TerraWalker Series Role Play Event by Shireishou
13 parts Complete
"Scientia Ipsa Potentia Est." "Knowledge Itself is Power." "Fléctere si néqueo súperos Acheronta movebo." "If I cannot move heaven, I will raise hell." Harapan Silas hanya satu, 'Bertemu Bunda di surga kelak.'. Kehidupan yang keras menyebabkan Silas harus rela berpisah dari Bunda di usia yang masih belia. Akan tetapi, berkat kecerdasannya yang cara memodifikasi kaktus agar bisa dimakan dan bertahan lama di cuaca ekstrim pada usia 18 tahun, Silas dibawa ke Liberté. Di kota yang katanya adalah sebuah Utopia, Silas dididik menjadi peneliti papan atas meski dengan peralatan seadanya. Namun, seperti air danau yang tidak mampu memperlihatkan apa saja kengerian di dalamnya, Liberté pun menyimpan rahasia gelapnya. Tersebar desas-desus yang meresahkan, koloni termakmur itu tak lagi mampu menopang kebutuhan penduduknya. Listrik yang sering padam, makanan yang mulai dibatasi, udara yang terasa berat, air yang memiliki bau entah apa. Sistem penunjang hidup di Liberté terancam walau kanselir berkata bahwa semua baik-baik saja. Dibalik itu, pemerintah mengundang para ilmuwan yang dianggap mampu memecahkan masalah. Sistem penunjang hidup harus kembali berjalan! Tak hanya itu, seorang wartawan juga diundang ke laboratorium utama untuk menyebarkan berita baik dari kemajuan usaha yang dilakukan oleh dewan, berharap dapat meredakan keresahan dari para penduduk. Sebuah jalan keluar yang tampak sempurna di atas kertas. Namun, benarkah itu yang sebenarnya akan terjadi? Ataukah rencana itu sama seperti pantulan cahaya di permukaan danau yang menyembunyikan kebenaran di bawahnya? 💖💖💖💖💖💖💖 Diikutkan kegiatan Role play NPC2301
You may also like
Slide 1 of 9
IGNIS cover
My Stupid Boyfriend cover
Dfoll's [✓] cover
Arshaka Heizen Lergan  cover
Song of Abyss cover
Emerald green and Blood red [END] cover
Maybe Happy?✔ cover
Noli Desperare - NPC2301 TerraWalker Series Role Play Event cover
The Mutt cover

IGNIS

9 parts Ongoing

"Gue itu anak yang lahir dari luka, dibesarkan oleh cinta, dan dibakar oleh dendam. Jangan suruh gue buat menerima permintaan maaf."-Helia Seren Dhanurendra "Di dunia ini, cinta bisa mati. Tapi dendam... dendam hidup selamanya, Ayah."-Helia Seren Dhanurendra "Gue ngga berharap dihargai, gue cuma mau mereka ngerasain rasa sakit yang sama!"-Helia Seren Dhanurendra "Li, jalan apapun yang lu pilih, gue akan selalu ada disamping lu, bahkan ketika lu jadi pembunuh sekalipun."-Zidannu Lysander ______________________________________________ Helia tak pernah diinginkan. Dituduh sebagai anak dari perselingkuhan, ia tumbuh dalam bayang-bayang tuduhan dan kekerasan. Hanya Qirania, ibunya, satu-satunya cahaya yang melindunginya dari dunia yang tak adil. Tapi ketika cahaya itu dipadamkan oleh tangan yang sama yang menghancurkan hidupnya dulu, Helia tak lagi mengenal ampun. Di usia lima belas, Helia bukan gadis biasa. Ia keras, dingin, dan menyimpan bara di balik tatapan matanya. Bergabung dengan geng motor BlackT sejak SMP, ia hidup di antara jalanan dan luka batin yang tak pernah sembuh. Namun kini, ia tak hanya ingin bertahan-ia ingin membakar semuanya. Saat rahasia masa lalu terungkap, Helia menyalakan apinya. Untuk membalas dendam. Untuk menuntut keadilan. Untuk memperlihatkan pada dunia, bahwa api yang mereka nyalakan dalam dirinya... akan membakar segalanya. Tapi seberapa jauh seseorang harus terbakar... sampai ia benar-benar hilang?