CORETAN AKSARA

CORETAN AKSARA

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 13, 2023
Walau bosan, bermainlah sering-sering; pada dua kelopakmu juga telapak yang menghapus air mata. Walau kesal, berjalanlah perlahan-lahan; pada dua langkahmu juga jari yang membuang duri dan batu-batu yang mencuri mimpi. Walau tak pasti, hiduplah sedikit lagi. Sipitkan mata lalu tenggak ia lama-lama. Tengok ke atas kepala; banyak tak mesti yang dipaksa ada hingga bercucur keringatnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MR. FROZEN
  • RUMPANG RAMPUNG
  • Aku, Kamu, Kita
  • Almost.
  • Senja, Duka, Cinta & Cerita (SUDAH TERBIT)
  • • EUTANASIA •
  • Renjana
  • Bumaga i Ruchka

Hati bagai dua mata pisau "Frozen" Hati manusia ibarat pedang bermata dua Terdapat kebaikan dan keburukan Seperti hitam dan putih Dunia memiliki terang dan gelap Saat hati manusia kian mendendam Maka ia tak akan dapat kembali Yang tertinggal hanya penyesalan tiada henti Dalam sebuah kegelapan Manusia tak akan dapat melihat keajaiban Terkukung dalam kesunyian dan kesedihan hati Kembalilah ke duniamu yang indah Wahai Frozen Manusia yang dicintai Tuhan Jangan lagi kau mengorek luka hati. Karena tak akan dapat terobati Kembalilah pada duniamu yang terang Walau dunia itu tidak menerimamu tuk kembali Tetapi duka tak akan terhenti. Seperti bayangan yang terus menghinggapi. Safarini Justisia

More details
WpActionLinkContent Guidelines