Story cover for SELINA by itsanggre_
SELINA
  • WpView
    LECTURAS 247
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 11
  • WpView
    LECTURAS 247
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 11
Continúa, Has publicado jun 12, 2023
Contenido adulto
Pada akhirnya aku terjatuh dengan kuat ke dasar laut dalam. Merasakan dingin nya air malam. Tubuhku membeku.

Aku tahu karena kebodohan ku, aku menjemput ajalku sendiri.

Namun anehnya, aku terbangun!

Merasakan hidup kembali. Namun bukan kota Jakarta atau rumah sakit ternama yang menyambut ku.

Melainkan cenayan tua yang sedang menatapku ngeri. Mengatakan bahwa aku adalah kesalahan dengan jiwa yang tertukar. Jelas kapanpun aku bisa mati.

Ketimbang mengasihi nasib malang ku, Aku bertekad hidup dan memulai peran baruku!

Dengan bekal akting yang aku kuasai, aku bertekad dunia akan ada dibawah kendaliku!
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir SELINA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
He's My Best Friend [END] cover
oppressor or oppressed? (TAMAT) cover
 ARGALA  cover
SAKINAH  cover
𝘼𝙐𝙍𝙊𝙍𝘼 [Comback]¶•¶ cover
Kehidupan kedua || kaellyna cover
JessiVant Bad cover
KELVIN NARENDRA [ REVISI ] cover
Another Soul (Transmigrasi) [END] cover

He's My Best Friend [END]

59 partes Continúa

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_