Senja Termendung

Senja Termendung

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 13, 2023
WpInfo
Non-Fiction
Di bawah lapisan hangat seragam putih biru kusut, Senja Gitarja, sang pahlawan bagi dirinya sendiri kini hadir di dalam gelap dinaungi serigala bertubuh tinggi besar, berseibo hitam berlapis topeng. Benar, serigala-serigala itu bagai manusia yang ia jumpai semasa masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, di pagi hingga siang hari yang terhitung panjang. Dalam tundukan kepala yang penuh gelap dan rasa ketidakdilan. Pantaskah mereka yang buruk didekap kehangatan bagai tak punya rasa bersalah sama sekali? Pantaskah kesalahan seluas samudra menciut hingga tak terlihat bagai sebutir debu? Pantaskah kebaikan tertutup salju tebal lalu hilang entah kemana sebab buah hasut-menghasut para bedebah? Pantaskah kami, para manusia-manusia yang hanya punya pendirian diri tak disanjung sama sekali oleh dunia? Lalu pantaskah mereka yang tangannya kotor bak membunuh temannya sendiri di hutan belantara yang gelap dan sedikit udara, bermain dengan kehangatan yang kami impi-impikan? Berapa banyak manusia yang akan kau samakan nasibnya sama seperti kita-kita ini, bedebah? 2 bulan menuju kelulusan ialah bulan-bulan kami para 'yang disingkirkan' untuk menikmati api panas yang dicipta oleh mereka. Tolong, bertahan sebentar untuk ini, 6 kawanku. Kelak di hari kelulusan tiba kita berlomba-lomba jadi juara berpredikat orang paling bahagia di dunia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masa Remaja si Penikmat Senja
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • My Duchess / End
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)
  • ALVIN (On Going)
  • ANNISA {ON GOING}
  • SENJA KU SENJA MU
  • ALEYA~~

(FOLLOW DULU SEBELUM BACA) Apakah kamu percaya bahwa setiap impian akan terwujud? Bagaimana jika hal itu dipatahkan oleh sang penjahat tak terduga? Apakah kamu akan menyerah? Apakah kamu akan membiarkan mimpi dan asa itu mengambang begitu saja tanpa menemukan dermaga untuk berlabuh? "Ngapain lo disini? Jangan ganggu gue!" Nayra Senja Dikara, gadis 15 tahun yang baru saja akan menempuh dunia putih abu-abu. Khayalannya begitu indah tentang masa-masa itu. Dia berharap masa putih abu-abunya akan seindah khayalannya. Hujan dan senja, dua hal yang bisa menggambarkan seorang Nayra. Dia amat menyukai hujan dan juga penikmat keindahan senja. Dia mengira masa remajanya akan berjalan mulus. Tapi ternyata tidak, ada banyak bebatuan yang menghadang jalannya. "DASAR NGGAK TAU DIRI!!" "Hah? Apa? Nggak tau diri? Lo bilang gue nggak tau diri? Nggak salah lo?" Akankah masa putih abu-abu Nayra seindah khayalannya? Seperti apa saja rupa bebatuan yang akan menghadang jalannya? Ini hanya cerita tentang seorang gadis penikmat senja dan masa remajanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines