Dear Jevan

Dear Jevan

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 12, 2023
Fifi Rubiyanti gadis berusia delapan belas tahun terpaksa menikahi pria asal Jakarta yang bernama Jevan Julian. Di awal pernikahan Fifi sangat kesulitan untuk sekedar mendekatkan diri dengan suami barunya yang punya sifat pendiam. Dia juga kerap mendapat bentakan karena terlalu banyak bertanya. Dia tertunduk lesu karena bekal makanan yang ia buat sepenuh hati tidak digubris Jevan sedikit pun. Merasa diabaikan, dia pergi ke klub malam menghadiri undangan temannya. Sialnya, Jevan malah mengetahui hal itu. Jevan menghadangnya di pagi hari. Fifi menyerah, ia ingin pulang. Namun, secercah harapan almarhumah ibu Jevan membuatnya harus menelan bulat-bulat sumpah serapah yang sudah ia lontarkan pada Fifi. Ia pun dengan terpaks harus meminta kesempatan kedua pada Fifi untuk memperbaiki diri. Jevan juga sadar kalau alasan Fifi ke klub karena kurang perhatian darinya. Akankah kesempatan kedua ini berhasil? Yuk simak kisah mereka di sini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • For You Smile ✔
  • Interweave
  • Spring House
  • Prema Sutram [Completed✔️]
  • Sumilir [Selesai | Lengkap]
  • Xless Marriage
  • Wedding Destiny [TERBIT]
  • Sang Juragan (Gibran Danuarta) 21+
  • REVENGE
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)

"Gue akan ngelakuin apapun, demi buat Lo selalu senyum" ucap Afif sambil menarik dua ujung bibir Fisya agar tersenyum. Tidak ada niat khusus baginya, Ia mengatakan hal itu untuk menenangkan Fisya. Ia peduli dengan Wanita di depannya ini. Fisya merasa bahagia. Ia akui, kalau Ia mulai mencintai Afif. Lelaki baik hati yang telah menyelamatkan nyawanya empat bulan yang lalu. Sekarang lelaki itu juga telah banyak membantunya. Ia memegang perutnya yang sudah buncit Itu. Ia terharu dengan Ucapan Afif. Di saat ada orang lain menghancurkannya justru Afif datang untuk memberi semangat baru di kehidupan Fisya. "Makasih Afif. Fisya seneng bisa kenal sama Afif" cicit Fisya menatap Afif dalam. Ia tersenyum ke arahnya. Ia ingin sekali menyatakan rasa, namun Ia tau diri. Ia hanya perempuan biasa yang tak punya keistimewaan apapun yang bisa membuat Afif suka padanya. "Nah, Gitu dong. Jadi cantik lagi deh" Ucap Afif lagi. Ia kemudian berjongkok dan menatap perut Fisya. "Jadi anak yang baik, Yah. Biar bisa bikin Mama kamu senyum terus" Afif mengelus perut Fisya kemudian sekilas mencium perutnya. Walaupun Afif bukan siapa-siapa dari anak yang di kandung Fisya, Ia selalu memberikan perhatian layaknya keluarga. Kalau mau lebih lengkap, baca dulu: -SMA Udah Nikah -Please Papa Jangan salahin Aku Kalau nanti bingung, Yah:) _Cicaaaaa🌻

More details
WpActionLinkContent Guidelines