CEELA [On Going]

CEELA [On Going]

  • WpView
    Reads 7,661
  • WpVote
    Votes 550
  • WpPart
    Parts 71
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 3, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Ceela terbiasa hidup di tempat yang bahkan tidak pernah menginginkan dirinya ada. Rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang terasa lebih dingin dari mana pun. Sekolah yang dipenuhi manusia justru menjadi tempat paling sepi baginya. Tatapan jijik. Bisikan hinaan. Dan rasa sakit yang terus datang tanpa pernah benar-benar berhenti. Bahkan Kafea, orang yang dulu pernah menggenggam tangannya paling erat, kini ikut berdiri di barisan orang-orang yang membencinya. Namun anehnya, Ceela masih bisa tersenyum. Masih tertawa. Masih bersikap hangat pada dunia yang terus melukainya. Seolah dirinya tidak pernah hancur sedikit pun. Padahal sebenarnya... Ceela hanya terlalu takut jika suatu hari nanti, tidak ada lagi alasan untuk dirinya tetap bertahan.
All Rights Reserved
#6
brokenhome
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Your Birth (Die)!
  • ALDHEIRA
  • Adik Bungsu keluarga Ardelia
  • LYCORIS
  • VEMBEREIN
  • ABANGNYA BIEL! ; Grest' Line
  • Hi, Dad! [ TAHAP REVISI ]
  • [ ENDING] ALEJANDRO FAMILY'S : Little Steps in the House of Power
  • Titik Henti Lana || DI TERBITKAN
  • The Story of Aylin

Kisah sederhana. Hanya tentang seorang gadis yang kerap dipanggil Anna. Gadis yang selalu menebarkan senyum ke semua orang. Sayangnya orang-orang itu tidak balik tersenyum kepadanya. Seakan-akan kehadiran Anna adalah bayang-bayang semu di antara banyaknya orang di dunia ini. Ya, mereka tidak menginginkan kehadiran Anna, gadis yang selalu mereka anggap pembawa sial. Tanpa banyak orang sadari di balik senyum itu terdapat luka yang dalam. Dikasari ayahnya, diacuhkan ibunya dan ditinggalkan oleh sahabatnya membuat Anna berada di titik terendah. Belum lagi dengan penyakit mental yang harus dia hadapi membuat kondisi Anna semakin terpuruk. _______ "Kenapa selalu Nilam yang kamu jadikan prioritas? Aku juga mau, Ka!" "Nilam itu rapuh, Anna. Kenapa sekarang lo jadi egois, sih?" "Aku gak boleh egois, ya? Sehari aja aku mau kamu ada di samping aku. Hari ini aku ulang tahun, Ka." "Ribet banget, sih. Ulang tahun aja pengen dirayain. Nanti kalo lo mati pengen dirayain juga?" Most rank: #3 in brokenheart #2 in broken #1 in harapan #1 in teenlit ⚠️ Don't copy my story ⚠️ • cover by pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines