Dalam Dekap Sujud

Dalam Dekap Sujud

  • WpView
    GELESEN 48
  • WpVote
    Stimmen 4
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Okt. 20, 2024
"Ayo berdakwah bersama saya, Syila. Seumur hidup saya." Kalimat itu sempurna keluar dari mulut seorang pria yang Syila sendiri tak menyangkanya. "Bukan hal mudah untuk mendapatkan Syila, Abi. Tapi, Syila memang layak untuk diusahakan." Fahri tahu benar, bagaimanapun usahanya menyembunyikan. Hatinya tahu kepada siapa detaknya bermuara. Namun, akankah mereka dapat melaksanakan ibadah terpanjang itu? Hanya author yang tahu. ><
Alle Rechte vorbehalten
#12
asyila
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • ArKa (End)
  • Rindu yang Tak Berujung (Selesai)
  • Takdir di Sepertiga Malam
  • Aku Takdirnya
  • couple till jannah
  • Hafizhah [sudah terbit]
  • Cintai Aku Lewat Al-Qur'an
  • Qiyamah Senja-completed
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • DIBALIK HIJAB MASJID (TAMAT)

Typo bertebaran! Belum di revisi!!! "Tadi pas gue pegang lo, lo bilang bukan mahrom tuh maksudnya apa?" Mendapat pertanyaan tersebut membuat Chika menoleh dan melihat mata Arya sekilas. Entah mengapa ia tidak kuat jika harus menatap pria itu. "Itu... Maksudnya laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom, tidak boleh berpegangan atau bersentuhan. Kecuali udah menikah" jelasnya. "Orang tua?" tanya Arya lagi. "Boleh, saudara kandung juga boleh, saudara laki-laki atau perempuan dari orang tua juga boleh, keponakan laki-laki atau perempuan juga boleh, kakek nenek kandung juga boleh, dan pelayan tua. Itu sih kayaknya yang boleh," Jelasnya memperhatikan bibir pink dan tebal milik Arya. "Gue sama lo?" tanya Arya lagi. "Nggak boleh, kecuali kita udah nikah," jawabnya spontan. Membuat ia membelalakkan matanya karena kaget dengan ucapannya. Arya yang melihat tingkah Chika pun malah terkekeh. "Lo mau nikah sama gue?" goda Arya. "Idih! Ogah banget!" ujarnya dengan suara yang meninggi. Lagi-lagi ia tidak bisa menahan dirinya. "Santai aja kali," jawab Arya santai.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien