ATMA DAN AHKIRNYA

ATMA DAN AHKIRNYA

  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Sat, Feb 21, 2026
Sempurna?. Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Begitu kejam kah dunia ini sampai tak mengizinkan dirinya merasakan makanan yang ia buat. Atma jawasatya kehilangan indra perasanya seorang pemuda yang bercita-cita ingin menjadi koki harus mengikhlaskan impian itu. "Arsha agni petrikora, " "Atma jawasatya, " Sungguh romantis perkenalan mereka seorang Atma yang hobi memasak dan Arsha hobi melukis. "Alin kirana agni. Atma dia ayah gue, " Suatu penghalang bagi mereka untuk bersatu karena dia, Alin suatu kejadian yang mengejutkan tertimpa olehnya dia melihat Atma seorang ayah yang tangguh sekaligus cinta pertamanya berada didepannya jelas-jelas beberapa hari dia sudah meninggal dunia tapi keajaiban datang saat dirinya diputuskan oleh pacarnya tiba-tiba dirinya berada di cafe dengan latar tahun 1996. "Gue suka sama lo, "Ungkap Atma pada Alin. "A--pa?, gak lucu lo........., " "Gue gak peduli lo mau ngomong apa," Baca selengkapnya di atas Memulai: 13 Oktober 2024 Selesai:- 🚫DILARANG PLAGIAT🚫 Karya ini hasil murni pikiran Author/saya. Mohon maaf tapi ini real pikiran saya, mungkin ada yang sama.
All Rights Reserved
#329
belajar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Why you Comeback
  • COOL BOY [COMPLETED]
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • ARGA [TAMAT]
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • If I Could Why Not?/END [YoonTaeKook/All BTS]
  • My EX [COMPLETED✓]
  • My Lil Girl [COMPLETED]
  • Spasi. [TERBIT-OPEN PO✅]

"Kenapa kamu balik lagi? dan tadi kamu bilang apa? mau perjuangin aku? Udah nggak ada guna nya" ujar gadis itu dengan penuh penekanan kepada pemuda yang bernama lengkap Gemilang Pratama. "Kasih aku kesempatan sekali lagi Sa. Aku minta maaf atas semua hal yang terjadi dulu. Aku bakal jelasin semuanya...aku janji bakal buat kamu jauh lebih bahagia kali ini," Ujar Tama lirih dan penuh permohonan. Tangan Tama berusaha untuk memegang pergelangan tangan gadis yang ia panggil, 'Sa'. Namanya Dia Carissa, kerap kali dipanggil Sasa. Namun, tangan Tama justru ditepis oleh Sasa. Sasa menatap Tama dengan sorot mata yang tak bisa dijelaskan. Kekecewaan, kebencian, kerinduan, kecemasan, bercampur aduk dalam sorot mata Sasa. "Ga ada satupun kesempatan yang pantas aku berikan lagi ke kamu. Aku sangat berharap kamu MATI", ujar Sasa dan berlalu meninggalkan Tama dengan tergesa-gesa. Tama hanya bisa menatap kepergian Sasa dengan terpaku, pemuda itu terpaku pada kata terakhir yang dilontarkan oleh Sasa. MATI

More details
WpActionLinkContent Guidelines