El Es Mi Destino

El Es Mi Destino

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 25, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Penyebab self harm, Memiliki trauma akan peristiwa tertentu di masa lalu. Dari kondisi tersebut, self harm bagi seseorang yang melakukannya akan dianggap sebagai cara untuk melupakan kejadian traumatis tersebut. Memiliki gangguan mental tertentu, seperti depresi, psikosis, autisme, dan lain sebagainya. Jika seseorang mempunyai anxiety, apakah dia harus di kucil kan? apakah dia harus di jauhi? apakah dia harus terus menerus di rundung? untuk apa? gunanya untuk apa?. Mental itu bukan permainan, jika yg sakit fisik akan sembuh jika di obati. Mental juga akan sembuh, apakah kalian tau kapan dan bagaimana cara menyembuhkannya. Tentang seorang gadis yang mempunyai penyakit mental, sejak usia 11 tahun. Yang bertahan hidup dengan tetap menjadi orang baik dan tidak memiliki rasa dendam. Dan di mana ia di pertemukan dengan seseorang yang bisa menyembuhkan penyakitnya. Dan mengubah hidupnya dengan penuh makna.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Halaman Hidupku
  • Hopeless
  • SAVE MY SELF
  • 15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)
  • C
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Breathe
  • Rumah Orang Mati
  • Letters for Self
  • Behind The Smile

patah mana yang tak kupulihkan sendiri, sakit mana yang belum pernah ku rasakan. Saat dunia menuntutku tegar tanpa memperdulikan bagaimana aku bertahan. Setiap luka selalu ku peluk dalam diam, sembari belajar mencintai diriku yang perlahan hancur. Mereka selalu melihat senyumku, tapi tak pernah tau pertempuran yang ku rahasiakan di balik hati dan pikiranku. Aku berjalan dengan hati yang lelah, namun tetap berdiri meski runtuh dalam sunyi. Aku menangis tanpa suara, meratap dalam jiwa yang hampir mati rasa. Bahkan nafas pun terasa sesak, seolah dunia tak memberiku kesempatan untuk sekedar tenang. Sebab kalau bukan diriku, siapa lagi yang memeluk hatiku sendiri, saat semua memilih pergi ketika aku paling membutuhkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines