Gamon.?

Gamon.?

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 26, 2023
"Wildan!, Bukan pintunya Wil aku pengen ngomong sebentar." Teriak seseorang dari luar. Wildan menangis dengan badan membelakangi pintu, ia nangis terisak, hatinya sudah hancur, ia tak sanggup melihat seseorang itu lagi, seseorang yang telah menghancurkan kesetiaannya, seseorang yang telah membuat bersedih. "Gua hiks benci Lo anjing hiks." Guman Wildah di kala ia menangis. _"bagaimana ceritanya ketika Wildan berusaha melupakan Arga, pacar yang sudah membuat patah hati, berselingkuh di belakangnya. Wildan berusaha melupakan kenangan pahit dah manis atas Arga, ia tidak bisa melupakannya walaupun berbulan bulan tidak bertemu. Ia selalu saja kepikiran Arga bahkan saat dia melakukan hal hal yang membuatnya Dejavu saat berpacaran dengan Arga."_ Bagaimana kisah selengkapnya?!, Kuy kepoin sekarang juga, kisah Wildan dan Arga ini✓.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Afeksi
  • Soal Rasa 2
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Vira Ayunda[On Going]Revisi✓
  • Soal Rasa
  • Standing With You (gxg) (completed)
  • DEAR LAURA (ON GOING)

(SELESAI REVISI, SEDIKIT BERUBAH CERITA ALURNYA. CERITA SUDAH SELESAI DAN LENGKAP. HANYA DI POST DI WATTPAD) ❗❗❗ Cerita ini membuat diabetes. Dan ini cerita ringan. Author membuatnya karena ingin cerita yang manis ❗❗❗ --- "Kalau begitu, Anda bisa bantu saya," kata Arjuna, suaranya tenang namun penuh tekanan. "Apa?" tanya Yena pelan. "Anda... jadi istri saya." "Hah?" Yena nyaris berbisik. Jantungnya berdetak cepat, kepalanya terasa pening. Apa dia tidak salah dengar? Seorang Arjuna, duda beranak satu, adik angkat dari sahabat ayahnya-Reyvan dan Rezka-serta om angkat dari pacarnya sendiri, Alvano, meminta dirinya menikah? Gila. Pria ini sudah gila. Yena ingin tertawa, tapi tenggorokannya kering. Anak Arjuna bahkan hampir sebaya dengannya. Dan yang lebih parah, dia sudah punya pacar-Alvano. Dia mengumpat dalam hati. Seandainya saja hari itu dia tidak membuka pintu ruang dosen secara sembrono dan melihat dosennya itu dalam kondisi-sial-telanjang bulat, mungkin dia tidak akan berada dalam situasi ini. Terjebak. Arjuna semakin mendekat, mengikis jarak di antara mereka. "Bagaimana, Bu Yena?" suara Arjuna terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang mengintimidasi di baliknya. "Apakah Anda bersedia membantu saya? Atau..." Dia menggantungkan kalimatnya, matanya menatap tajam. "Saya tidak akan membiarkan Anda keluar." Yena menggigit bibir. "Itu kan salah Anda sendiri," ucapnya, suaranya sedikit parau. "Anda yang tidak mengunci pintu kalau Anda mau... seperti itu." Wajah Arjuna tetap datar, tapi ada sesuatu di dalam matanya yang sulit Yena pahami. Pria itu semakin mendekat. Jarak mereka nyaris tidak ada. Tangan Arjuna terangkat, jari-jarinya yang besar meraih dagu Yena dengan lembut namun kuat, memaksanya menatap pria itu. "Kalau Anda tidak mau," bisik Arjuna, "mulai saat ini hidup Anda akan berbeda, Bu Yena." Yena menelan ludah. "Apa maksud Pak Juna?" tanyanya, suaranya sedikit bergetar. Arjuna tersenyum. Senyum yang membuat Yena... menahan napa

More details
WpActionLinkContent Guidelines