MARRIED WITH MY FRIEND

MARRIED WITH MY FRIEND

  • WpView
    Reads 460,075
  • WpVote
    Votes 11,323
  • WpPart
    Parts 99
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 23, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Contract Relationship
Friends to Lovers
Destined Love
"Aaaa" Aiza tidak bisa menahan suaranya karena terkejut melihat Gerald, sahabatnya sendiri tengah tertidur disampingnya, dibawah selimut yang sama dengan kondisi topless. Gerald yang mendengar teriakan Aiza seketika terbangun, ia terkejut dan bingung dengan apa yang terjadi. Ia melihat sekeliling dan menyadari bahwa ia baru saja bangun tidur di samping Aiza dengan hanya menggunakan boxernya. Tapi, dengan cepat Gerald menguasai keadaan dan dengan segera menutup mulut Aiza hingga tanpa sengaja setengah tubuh Gerald menindih setengah tubuh Aiza. Aiza berusaha berontak, tapi Gerald enggan melepaskan bekapannya takut gadis itu akan berteriak lagi. "Az, lo tenang dulu, Ok! Gak terjadi apa-apa diantara kita. Kita... BRAK Belum sempat Gerald menuntaskan kalimatnya pintu kamar yang mereka tempati sudah berhasil didobrak olah seseorang. Secara bersamaan Gerald dan Aiza menoleh kearah pintu, memastikan orang yang mendobrak pintu itu. Belum hilang keterkejutan kedua orang itu dengan kondisi mereka. Gerald dan Aiza harus kembali dikejutkan dengan Reno, paman Aiza dan Bram yang menonton mereka dari pintu yang terbuka dalam keadaan yang err... Intim. BUG *** Karena kejadian bodoh itu, Aiza dan Gerald yang notabenenya adalah sepasang sahabat harus mengubah status mereka menjadi sepasang suami istri. Tapi, karena Gerald sudah memiliki kekasih dan Aiza yang tidak mau terikat dengan pernikahan, mereka akhirnya memutuskan hal gila dengan menggantungkan pernikahan mereka disecarik kertas kontak. Akankah cinta pada sahabat mengalahkan cinta pada kekasih? Akankah semua baik-baik saja ketika kebenaran muncul ke permukaan?
All Rights Reserved
#440
nikahkontrak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • Don't call it love!
  • Terjebak Cinta
  • with Friend (END)
  • Meraih Restu Kakak [TAMAT] #WRITONwithCWBP
  • You Are Only Mine
  • Hasrat Sang Pecinta
  • Istri Kesayangan

"Memalukan." ujar Azzam sinis, tatapannya datar. Asya tersentak, senyumnya memudar, ada apalagi dengan suaminya. Kenapa sikapnya selalu berubah. Apa katanya tadi 'memalukan' apa maksudnya. "Ma-maksud mas apa?" tanya Asya bingung. "Jangan pura-pura tidak tahu." sinis Azzam. Asya mengerutkan keningnya. "Asya gak ngerti, maksudnya apa. Asya buat salah lagi?" jawabnya lirih. "Kenapa kamu itu gak bisa sadar diri." ujar Azzam dengan nada dingin. Asya menunduk dalam, "Kalo mas gak bilang Asya juga gak tahu." jawab Asya, suaranya mulai bergetar. Azzam mengusap wajahnya kasar, segera ia beristigfar. Takut syetan menguasai dirinya ketika marah. Dan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. "Tadi kamu pulang sama siapa?" tanya Azzam, matanya menyorot tajam. Asya yang melihat itu pun mulai takut. Ia lupa memberi tahu Azzam tentang itu, dan ... darimana Azzam tahu hal ini. Astagfirullah kenapa ia selalu saja ceroboh. "Gak bisa jawab, kan." sindir Azzam. Ia berjalan ke dalam kamar dan menutup pintu dengan keras. Asya segera tersadar dan menyusul langkah Azzam. "Mas Asya bisa jelasin." pekik Asya dari luar kamar, ia menggedor-gedor pintu namun tak digubris oleh Azzam. "Mas Azzam salah paham, Asya bisa jelasin. Itu semua gak kayak yang mas pikirin." ucap Asya dari luar. Hening. "Mas," panggil Asya mulai pasrah. Sepertinya Azzam benar-benar marah, ini semua karena kecerobohannya sendiri. Menyalahkan Fahmi juga bukan pembenaran, karena ia membantunya untuk menjalankan amanah. Cover by Nurhanifah

More details
WpActionLinkContent Guidelines