BANDUNG KINI DAN NANTI

BANDUNG KINI DAN NANTI

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 6, 2023
Malam yang indah,rembulan yang begitu terang,dan dirimu yang begitu ku cintai. Kita bisa melihat anugrah yang tuhan ciptakan dalam satu malam. Malam yang mungkin tidak akan ter ulang. Malam yang indah bisa saja membuat semua orang terpanah. Dirimu yang kucinta mungkin ini malam terakhir kita bertemu. Tak ada yang masa depan dan masa lalu selain tuhan. Jika saja saat malam itu bulan bisa berbicara mungkin ia hanya ingin dirimu yang indah berada dibawah sang rembulan kembali, berada di tengah hiruk piruk kota Bandung. Dan jika aku bisa mengulang malam itu,diriku akan mengulang terus menerus agar bisa bersama mu. Tetapi dunia terus berputar dan disaat terakhir kita bertemu kita hanya tertawa tanpa tahu masa depan akan seperti apa. Kinanti walau pun aku tau kita tidak akan bersama bagaikan air dan minyak tetapi disini aku akan selalu mengingatkan mu. Hampir saja aku berpikir bahwa kau datang hanya untuk membuat luka tetapi aku tersadar kau pernah mengatakan bahwa. "People come and go itu ada maka kau harus siap jikalau aku pergi tapi ingat aku pergi bukan untuk memberi luka". Tetapi nyatanya saat kau pergi seperti ada luka yang kau tinggalkan. "Jikalau kau pergi hanya untuk memberi luka kenapa kau harus datang dalam hidup ku".
All Rights Reserved
#19
kini
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Till I Meet You
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • LAKSADEKA
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • di akhir perang
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • MALAM(MALA & ILHAM)
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Full Of Scratches

Kita berdua pernah terjatuh, terluka , dan terkubur di lubang yang dalam. Kita sama - sama pernah merasa hancur saat orang yang di cintai pergi meninggalkan kita untuk selamanya. Memendam rasa sakit seorang diri. Tersenyum walau batin tersiksa tertawa meski hati menjerit .. yang dapat kita lakukan hanyalah berlarut-larut dalam emosi dan kesediahan. dimanapun tubuh ini berpijak hanya sepi yang terasa... Dan pernahkah kau berpikir bahwa apa yang terjadi pada kita ini begitu melelahkan hingga rasanya mengakhiri hidup adalah pilihan terbaik untuk pergi dari dunia yang fana.??? Namun tuhan sepertinya punya jalan lain. layaknya benang merah yang saling terhubung kau dan aku pun akhirnya di pertemukan. Jujur aku tidak pernah tau apa yang ia rencanakan. Mungkin tuhan sengaja memasangkan kita lalu setelah itu tertawa sambil berkata pada para malaikat " Hei lihat lah kedua orang menyedihkan ini mereka sangat cocok bila bersama." Atau mungkin tuhan ingin agar kita berteman dan menolong satu sama lain. Entahlah apapun itu biarkanlah waktu yang akan menjawabnya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines