Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
DANIEL
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 9, 2024
Di bawah rintik hujan yang membasahi bumi ara tak hentinya memandangi langit yang tampak mendung sembari berkata " kenapa kamu pergi secepat ini el" setelah berkata demikian gadis itu kini menangis sejadi - jadinya tanpa memperdulikan hujan yang bertambah deras. " aku benci sama diriku sendiri hiks aku capek. racau gadis itu. Di saat yang bersamaan bi siti yang melihat hal itu langsung menghampiri ara dengan perasaan iba. Kemudian bi siti mengajak gadis itu masuk ke dalam rumah. MOANA ARABELLIA atau kerap di sapa ara gadis cantik yang memiliki darah keturunan indonesia - belanda itu kini tengah menangisi kepergian sang kekasih yaitu Daniel Graziano karena kecelakaan maut yang menyebabkan cowok tersebut harus merenggut nyawanya. Dan hal itulah yang membuat ara terus - menerus menangis. Sampai akhirnya ara mengalami depresi karena kepergian sang kekasih.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • ALISYA &Alvaro
  • Persona
  • FORTE [COMPLETED]
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • ReLa [ ON GOING ]
  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • RAHASIA LAMPU KOTA (✔)
  • OUR HAPPINESS?

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines