Who's Baby? [ON GOING]

Who's Baby? [ON GOING]

  • WpView
    Reads 3,216
  • WpVote
    Votes 299
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 23, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Enemies to Lovers
First Love
Romantic Comedy
"WHAT? KOK, ADA BAYI DI SINI?" Natalie Maheswara, seorang siswi yang kini tengah duduk di bangku kelas 12 semester ganjil sekaligus anak dari keluarga Maheswara-pemilik salah satu perusahaan start-up, tiba-tiba saja kedatangan sosok bayi laki-laki menggemaskan di apartemen yang baru saja ia beli dua hari lalu. Karena tak tega, akhirnya ia membawa kotak bayi itu ke rumahnya untuk di adopsi sekaligus meminta restu orang tuanya untuk mengurus bayi laki-laki tersebut. Dobby Nakalean-nama dari sosok bayi menggemaskan yang Natalie temukan. Bayi dengan senyuman setampan pangeran dan tingkah laku toddlernya itu mampu membuat Natalie terhipnotis seketika sekaligus geleng-geleng kepala. Namun, bagaimanapun juga ia telah menganggap buntalan lemak-panggilan Natalie untuk Dobby-sebagai adiknya, meskipun buntalan lemak itu menganggapnya sebagai ibunya. "Nda anan inggali Obby. Obby atut, huwaaa!" "Iya-iya, tel, gua gak akan tinggalin lo, dah jangan nangis. Lo jelek kalau nangis gitu." DON'T COPY! PLAGIAT? PERGI JAUH-JAUH SANA! Start:_ Finish:_ © Khumartha
All Rights Reserved
#12
secretbaby
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • I'm Sorry [Terbit E-book]
  • Bukan Sekadar Halu [SUDAH TERBIT]
  • BABY LEO [End]
  • Maknae Baby - BTS [END]
  • Bunda Ayu [Tamat]
  •  Become A Mommy? ✓
  • About You [BKPP] [BxB]✔️[Complete]
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines