Benang Merah Yang Terputus

Benang Merah Yang Terputus

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 21, 2023
Ada sepasang kekasih yang harus terpisah karena sebuah insiden , insiden ini membuat Dafira harus kehilangan Rahel selama-lamanya. Tapi suatu pagi Dafira seperti menjumpai keajaiban karena pada saat itu ia bertemu dengan seseorang yang mirip dengan kekasihnya dulu. Siapakah orang itu ?? Apakah orang itu punya hubungan dengan tunangannya ??.
All Rights Reserved
#33
rahel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]
  • Perpisahan Yang Menyatukan
  • Namaku selalu ada di bibirnya , Tapi Aku Tidak Pernah ada di Hatimu [ SELESAI ]
  • (1) cinta pertama & Terakhir (SEASON2)
  • Nafisyah And Darrel
  • DEAR SERA [ENDING]
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Luminara : Whispers Of A Past (BAHASA INDONESIA)

"Yang nggak pernah benar-benar selesai, justru yang paling susah dilupakan." - Nayyara Tujuh tahun. Itu waktu yang Nayyara habiskan untuk mencoba sembuh-dari luka yang bahkan tak sempat diberi penutup. Luka yang diam-diam ia bawa sejak bangku kuliah kedokteran, hingga kini menyandang gelar spesialis. Luka bernama Adrian Baskara-mantan yang pergi tanpa kata, tanpa perpisahan. Hanya hilang. Begitu saja. Sialnya ketika ia merasa telah pulih, semesta mengajak bercanda. Sebuah mutasi mendadak menjatuhkannya dari puncak karier di rumah sakit elit Jakarta ke pelosok desa di Jawa Tengah. Desa asing yang lebih percaya ramuan dukun ketimbang resep dokter, lebih patuh pada mitos ketimbang medis. Nayyara datang sebagai penyintas-asing, tersesat, nyaris patah. Tapi ia bertahan. Ia belajar hidup dari nol. Ia kira, itu sudah cukup berat. Sampai... Adrian muncul. Kini pria itu berdiri di hadapannya-dengan senyum sabar, tatap mata yang dulu menenangkan, dan seorang anak kecil yang tak sengaja memanggilnya, "Ayah." Nayyara ingin pergi. Meninggalkan desa ini. Menjauh dari kenangan yang kembali bernyawa. Tapi hati bukan peta yang bisa digariskan lurus-lurus saja. Luka lama belum sembuh, rahasia lama belum selesai. Dan pertanyaan itu terus menghantui: Kenapa Adrian pergi tanpa pamit dulu? Dan... kalau cinta yang lama mati ternyata belum benar-benar terkubur, bisakah Nayyara mencintai lagi-tanpa takut patah untuk kedua kalinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines