Destiny (Violetta)

Destiny (Violetta)

  • WpView
    Reads 378
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 19, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Violetta Brianna Putri, seorang perempuan yang sudah terbiasa hidup mandiri, orang tuanya masih lengkap, tapi mereka gila kerja. Papa dan Mamanya selalu berangkat pagi dan pulang larut malam, makanya jarang sekali Vio bertemu dengan orang tuanya. Tidak hanya itu, Violetta juga tidak mempunyai banyak teman, disekolah ia hanya punya beberapa teman dekat, itu pun mereka duluan yang mendekati Violetta saat kelas X. Padahal Violetta termasuk jajaran murid terkenal, apalagi dengan wajahnya yang cantik dan otaknya yang pintar, Violetta tidak pernah keluar dari peringkat 3 besar. Tetapi Violetta tidak pernah peduli dengan hal itu, ia hanya fokus dengan sekolahnya dan kehidupan sehari-harinya saja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Takdir
  • Skripsi? || Markhyuck
  • My Servant is mine
  • SISI PANGERAN MAHKOTA [Cheolhan]
  • Affair With My Secretary (END)
  • Martanita [END]
  • Violetta 1: Siapa Yang Pantas Ku Percayai?
  • THE LEFTOVERS LADY
  • Waktu Pergi [End]

Denanda Karina Putri Wijayanto. Gadis periang dan mudah bergaul, membuatnya memiliki banyak teman di sekolahnya. Baik itu teman pria ataupun teman wanita. Namun baginya, sahabatnya hanya satu dan satu satunya. Fegata Rahayu Ginanjar. Gadis konyol yang sudah lama sekali dekat dengannya. Mereka tak ada bedanya. Usil, ceroboh, mudah bergaul, pelit, dan sinting. Itu adalah sebagian sifat aneh mereka. Hingga suatu saat, mereka menghadapi masa masa SMA yang mulai merumitkan kehidupan mereka berdua. Deonan Herlangga Pratama. Pria angkuh yang memiliki prestasi baik di sekolahnya. Dikenal banyak guru dan banyak siswa, ia tak pernah jatuh cinta, baginya itu hanya membuang buang waktu berharganya. Hingga suatu saat, prinsip nya mulai tersingkirkan ketika ia mulai mengenal nya dan membuat masa masa SMA nya penuh helaian benang kusut yang sedang ia susun supaya bisa mendapatkan ujungnya. Karena banyak perasaan yang harus dipertanggung jawabkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines