ALEA Story
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 27, 2023
Dia alea gadis cantik yang tangguh,pemberani,pintar dan ceria Namun ....beberapa tahun kemudian sikapnya berubah kala sang Ibunda pergi meninggalkan nya untuk selamanya..., Sikapnya menjadi dingin tak tersentuh tatapan nya membuat semua takut... kelakuan nya terhadap orang asing yang mengganggu nya akan berubah menjadi mode senggol bacok "Kak el sini!!"- "Kak el mau kemana?" "Kenapa gak kasih tau lea kak?" =°=°=°=°=°=°=°=° New story guys Maaf apabila dalam cerita ada kesamaan dalam bentuk cerita maupun tokoh...karna cerita ini murni hasil karangan sendiri hehe Jangan lupa vote yackk PERINGATAN!!! DILARANG MENGCOPY CERITA INI !!!
All Rights Reserved
#134
terpisah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Kalaya [END]
  • Delvan
  • KEISTIMEWAAN ADEL (SELESAI)
  • Bertumpu
  •  ANATHA
  • Welcome Back (Posessive Family)
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • INVISIBLE WOUNDS: Transmigrasi Jiwa

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines