Avenoir
  • WpView
    LECTURAS 59
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ago 1, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
"bisa berhenti ga? gue ga kenal lo lagi, gue cuma mau lo yang lama balik lagi Sa" bentak lelaki itu, matanya mengisyratkan sakit yang tertahan di hatinya. "gue juga ga mau begini, gue juga pengen kita balik kayak dulu.Tapi gue ga bisa ngatur perasaan gue Ci, gue ga mau perasaan ini" jawab Nessa tertunduk lesu tidak berani menatap lelaki di depannya, dan berusaha keras mengeluarkan suara dari tenggorokannya yang terasa tercekat. hujan mengucur deras di bawah gelapnya langit malam itu, membasahi kedua insan yang sedang berusaha menahan emosi mereka masing-masing. tampak keduanya merasakan sakit yang sama.
Todos los derechos reservados
#27
temankecil
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Secangkir Teh
  • Bawa Aku Pulang
  • ABOUT US  (Completed)
  • Cinta dan Tacenda
  • Not Your Fault [SELESAI]
  • Mengapa memintaku untuk bertahan
  • Waktu?
  • FIZYA
  • Hapless

Bismillah semoga cerita ku bisa menghibur kalian ya teman-teman. Dan sebelum baca follow dulu ya biar nggak ketinggalan update terbaru dari aku Pertemuan ku ditaman itu membuat teringat akan apa yang pernah ia perbuat pada ku dan ibu ku menjadi kan goresan luka dihati ku akan kata kata yang mereka ucapkan tapi tetap ada rasa terima kasih ku atas apa yang mereka berikan pada ku saat itu. "Pergi kalian dari rumah ku tidak usah kalian injak kan kaki kalian lagi disini kalian sudah tak dianggap lagi"ujar nya pada ku dan ibuku membuat air mata lolos dari pelupuk mata nya membuat hati ku sakit tapi kenapa rasa nya lidah ini kelu untuk menjawab apa yang dikatakan nya Padahal selama ini aku dan ibu ku selalu ada dipihaknya kenapa itu yang ia katakan pada kami Segitu rendah kah harga diri kami bisa dia lakukan seenak nya Kembali..... "Aku takut jika harus mendengar nama itu dan tempat itu lagi membuat ku punya rasa dendam jika harus mendengar nya lagi bahkan bertemu orang orang seperti itu aku sudah tak sanggup lagi mas"ujar ku menangis dalam pelukan hingga baju nya basah karena berapa banyak air mata yang ku keluar kan. "Menangis lah sebanyak kamu mau dek,mas akan disini bersama mu agar kamu tidak takut lagi "ujar nya masih memeluk ku

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido