Oceanid Lui

Oceanid Lui

  • WpView
    Reads 354
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 17, 2024
[π™΅πšŠπš—πšπšŠπšœπš’ - π™ΏπšŽπšπšžπšŠπš•πšŠπš—πšπšŠπš—] 17+ β•±|、 (˚ˎ 。7 |γ€Λœγ€΅ γ˜γ—Λ,)γƒŽ Gadis itu hadir memberikan sekeping sisik berlian yang ia cabut dari kulitnya. Bersinar terang bagai gerhana bulan. Mengecup bibir sang pemuda tanpa berselimut sehelai kain di dada. Lui tersesat dalam keadaan setengah kehidupan. Tenggelam dan mengapung pada luasnya lautan tak terkira oleh netra. Ikan-ikan berenang bebas di langit, seakan sedang menjemput sebuah ajal. Ribuan nyawa di bawah jamur Zenette ingin kembali pada raganya. Mereka menengadah, berharap ksatria berkuda hitam datang untuk membebaskan percikan jiwa mereka dari jeratan musuh sang malaikat. Art cover by Azutan. Penulis terinspirasi dari Genshin Impact - MiHoYo.
All Rights Reserved
#270
genshinimpact
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Voices In The Ocean : Cursed Man, Zale Merville [End]
  • Transmigrasi ke Dunia One Piece: Anissa
  • Dream Come True  [Kimetsu No Yaiba] (End)
  • The Sea Holds Us

Proses revisi πŸ™ ___ Jemma selalu menjalani hari dengan lapang dada-meski tak satu pun harinya bebas dari cobaan. Dicemooh sebagai gadis aneh dan buruk rupa, ditambah sikapnya yang dianggap kasar, ia tetap berdiri tegak. Hidupnya penuh jalan curam, tapi ia tak gentar, selalu mampu menaklukkan semuanya dengan keberanian yang mengejutkan. Namun semuanya berubah... dalam sekejap. Di bawah cahaya rembulan, dari celah-celah gelap dermaga, sesosok makhluk misterius menyeretnya ke dalam laut. Tak sempat bernapas, pandangannya kabur, paru-parunya mulai terasa sesak. Kepanikan menguasai, pikirannya hanya bisa menjerit. "Gawat, aku akan mati!" Namun di detik-detik kritis itu, di antara gelombang dan cahaya bulan yang menari di air, ia melihatnya-makhluk itu. Meliuk-liuk indah dan menyeramkan, sosok itu mendekat dengan tatapan yang tak bisa dijelaskan. Penutup wajah Jemma ditarik, wajahnya disentuh lembut, lalu-sentuhan dingin menyentuh bibirnya. Sebelum segalanya gelap, hanya satu hal yang tertangkap oleh matanya: senyum misterius... dan ekor yang berkilau di air. Lalu, kesadarannya memudar. Tepat sebelum semuanya gelap, bibir Jemma tampak bergerak, membentuk satu gumaman tak bersuara. "Sial, anjing laut." ____ ⚠️DILARANG KERAS BAGI SIAPA SAJA YANG MELAKUKAN PLAGIARISME!⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines