Ineffable

Ineffable

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 26, 2023
(adj.) terlalu tidak nyata untuk dideskripsikan oleh kata. ** Ini kisah tentang Vereno Hardian, seorang lelaki di awal 30 tahun yang menjabat sebagai direktur merangkap orang tua tunggal bagi Asha. Tentang Radea; diumurnya yang sudah 27 tahun, ia harus rela dan pasrah mendengar bagaimana ibunya selalu memintanya untuk segera menikah. Kisah tentang dua orang yang tidak saling membutuhkan, namun takdir selalu menemukan benang merah dan menemukan alasan untuk saling menyatukan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hema Akasha.[Telah Terbit]
  • Dancing In The Wound
  • Tale On Paper(END)
  • Secret Of Marriage
  • DINAR BINTI DIRHAM (TAMAT LENGKAP)
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Tractable [End]
  • Kembali Jatuh Cinta
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)

(SETIAP BABNYA UDAH DI REVISI) Hema menikah dengan Akasha bukan karena ia mencintainya, tetapi karena rasa tanggung jawab yang mengikatnya pada keluarganya. Perekonomian keluarga yang semakin terpuruk,ayahnya yg jatuh sakit,kedua adiknya sedang bersekolah memaksa gadis itu untuk memilih jalan yang penuh pengorbanan. Akasha, yang dikenal dengan kekayaannya,pewaris keluarga harrington menikahi Hema bukan karena rasa cinta, tetapi karena terpaksa-sebuah pernikahan yang diperlukan agar ia bisa menjadi pewaris sah dari keluarganya dari perusahaan mereka harborstone estates dan itu hanya bisa ia warisi dengan ikatan jika Akasha segera menikah. Di bawah langit yang luas, di antara bentangan Akasha yang tak terbatas, mereka berdua berjalan menyusuri hidup yang penuh dengan maya-ilusi dan harapan kosong yang tak bisa mereka raih. Keduanya, terjebak dalam karma yang tak mereka pilih, menjalani takdir yang mereka rasa tak ada jalan untuk menghindarinya. Namun, di tengah perjalanan itu, apakah ada ruang untuk cinta yang sejati, atau hanya ruang kosong yang dipenuhi kepentingan dan keinginan yang tak pernah berujung?

More details
WpActionLinkContent Guidelines