LOVE is a SEX Game

LOVE is a SEX Game

  • WpView
    Reads 38,816
  • WpVote
    Votes 338
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 2, 2024
18++ vulgar & contain sexual words. Evelyn's POV Hai, aku Eve! Aku merasa hidupku cenderung seperti roller coaster, apalagi sejak aku semakin dekat dengan kedua lelaki ini. Saat yang satu ingin menjadikanku sex friend-nya, tapi kenapa yang satu malah terlalu dingin denganku ya? Hmm, menurut kalian bagaimana? Jonathan's POV Pantas saja gadis ini terkenal sebagai troublemaker versi wanita. Selain tingkahnya yang frontal, daya tariknya juga begitu sulit untuk kutolak. Sex friend-ku yang satu ini boleh juga. Kurasa permainan ini akan berjalan seru Samuel's POV Jujur, aku tidak menyukai drama sama sekali. Tapi gadis ini, terus menerus menarikku ikut terseret masuk kedalamnya. Dan, oh sial..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Emotion Love
  • FOLS(Finding Of Love and Sex)
  • ARTHABELYN
  • SAD
  • Orang Ketiga (Complete)
  • (END) Semua Protagonis Pria Mencintaiku(h)
  • FANÀTICO | MANURIOS (RE-PUBLISH)
  • loving you (Avine)
  • Your's My Flashlight (Slow Update)
  • the lust (Re)publish
  • Cinta Rahasia [Kampus 1v1]
  • Teacher (TAMAT)
  • Gadis Bukan Perawan [ Complete ]
  • Ruined Bitch
  • The Rule of Love (GirlxGirl)

"Apa yang kau lakukan Anye?" Tanya orang itu dengan angkuhnya. Anye. Gadis itu tidak bergeming di tempatnya. Pandangannya buram. Bukan ini yang ia pikirkan. Apa begini cara memperlakukannya setelah ia mengatakan mencintai laki-laki itu. Bukankah ini terlalu kejam. "Apa yang kau lakukan Anye?" Laki-laki itu mendekat. Menarik lengannya hingga Anye tersentak mendekat ke arahnya. "Apa kau berpikir jika semua kebaikanku berarti aku mencintaimu?" Lanjutnya kejam. "Aku..." Anye kehabisan kata-katanya. "Kau bilang.. bukan..." "Katakan yang jelas Anye. Aku tidak mendengarmu." Bisiknya tepat ditelinga gadis itu. Menahan suaranya agar tidak mengerang. Anye, gadis itu terdiam. Membiarkan nafas laki-laki itu menggelitiki telinga sampai ke lehernya. "Apa kau tidak pernah sekalipun menyukaiku?" Tanya Anye tertahan. Hardin tersenyum miring. "Pernah. Tentu aku menyukaimu Anye." Sesaat dada Anye terasa sedikit lega sebelum akhirnya laki-laki itu melanjutkan kata-katanya. "Kau baik. Aku menyukaimu sebagai teman yang mau berbagi keintiman denganku. Seperti ini....... Next to the story→ #1 adult 27/1/22 #1 mature 27/1/22 #5 romance 6/2/22

More details
WpActionLinkContent Guidelines