Story cover for Lonely by kyungjado
Lonely
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jun 21, 2023
Hidup dalam serba kecukupan tanpa perlu susah payah bagun pagi dan pulang malam dengan rasa capek menjadi impian Nabila sejak dulu. 
Namun itu hanyalah sebuah impian karena nyatanya dia harus bekerja keras untuk bertahan hidup mencukupi kebutuhan hidup dirinya beserta ibunya. 
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Lonely to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Langkah baru bersama mu cover
The Wildest Dream cover
CEMARA cover
Senja di Langit Uluwatu cover
WRONG PLACE cover
Say Too Late Apologize? cover
Sajadah Cinta cover
suaraku cover
CHIM'S APPA cover

Langkah baru bersama mu

7 parts Ongoing

Setelah melewati masa lalu yang penuh penantian dan kehilangan, Nazla akhirnya melangkah ke fase baru dalam hidupnya-menjadi istri dari Ilham, teman sekelasnya semasa kuliah yang selama ini diam-diam menyimpan rasa. Kini, mereka tinggal di sebuah rumah sederhana di kota. Hari-hari Nazla kini dipenuhi dengan jadwal mengajar sebagai dosen muda, sementara Ilham, suaminya, bekerja di sebuah lembaga riset lingkungan. Kehidupan rumah tangga mereka dimulai tanpa gemerlap janji manis yang berlebihan, melainkan dari hal-hal sederhana yang mereka bangun bersama: sarapan pagi yang hangat, perjalanan singkat ke kampus, dan tawa di balik kelelahan hari-hari panjang. Namun, kehidupan pernikahan tidak selalu semudah kelihatannya. Di tengah kesibukan dan impian masing-masing, keduanya dihadapkan pada ujian: mampukah mereka menjaga cinta tetap hidup di tengah rutinitas yang semakin padat? --- > "Kalau kamu masih mikirin dia, ya udah! Angkat kaki dari rumah ini!" Suara Ilham menggema di ruangan itu, cukup lantang untuk membuat Nazla terdiam dan bergetar di tempatnya berdiri. > "Mas... kamu serius ngomong gitu ke aku?" Nazla hanya bisa menatap mata suaminya dengan tatapan kecewa, matanya berkaca-kaca.