Ephemeral 293 [Sudah Terbit√]

Ephemeral 293 [Sudah Terbit√]

  • WpView
    Reads 1,663
  • WpVote
    Votes 152
  • WpPart
    Parts 51
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 16, 2024
{Sad Romance-Based on True Story} ||>Diterbitkan oleh Cakra Media Publisher<|| =>Sebagai pemenang juara umum dalam event writing marathon batch 05 =>Sebagai pemenang kategori best of massage 1 => Sebagai pemenang kategori Penulis Terbaik Sejak aku menyadari perasaan ini tertuju untukmu, aku juga menyadari pada jarakmu yang cukup jauh. Di saat mata ini tak lagi melihatmu dengan tatapan biasa, aku juga menyadari bahwa kamu terlalu sulit untuk aku raih. Kamu terlalu jauh untuk dekapku yang mengharap bisa berbalas dengan hangat pelukmu. Kadangkala sikap dinginmu membuatku ingin menyerah pada perasaan ini. Namun aku juga tahu, rasa cinta yang aku miliki untukmu melebihi segalanya. Tidak salah jika kamu bersikap demikian, karena perasaan ini masih aku rahasiakan dengan begitu dalam. Belum ada keberanian untukku mengungkapkannya kepadamu. Aku, terlalu takut. Semakin lama perasaan ini tak bisa aku tampung sendirian. Karena setiap kali aku melihatmu, persenan cintanya semakin bertambah, aku kewalahan. Lantas aku harus bagaimana? Tetap diam merahasiakannya darimu namun membuatku tersiksa sendirian, atau berterus terang memberitahukannya padamu namun bisa membuat kita berjarak? mulai: 1 juli 2023 selesai: 30 agustus 2023 #cakrawritingmarathonbatch05 #nubar #ephemeral293
All Rights Reserved
#2
sebelahpihak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sebuah Rasa
  • WITH YOU | END
  • Fifa Story [END] ✔
  • GHOSTING [TAMAT]
  • The Fate Of My Life (END)
  • Hoping Better
  • Another Side ¦ Book 1 Of 2✔
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • Amor Est Poena -TS(1) SUDAH TERBIT
  • Ketraka Mafy

Selamat Membacaa🌾 "Reyyy,"panggil Dimas Aku menoleh, "hmm, kenapa?" "Gak tau kenapa, gue rasa lo tuh unik" "hah unik gimana maksud lo?" tanyaku butuh penjelasan "Gue juga gak tau, tapi menurut gue lo unik" ucap dimas dengan wajah yang gak bisa di tebak. Gak boleh ke pedean hanaa, takutnya dia cuma prank lo. Setelah beberapa saat ku perhatikan lagi ,benar wajahnya serius ini beneran bukan prank. Gue harus gimana? seneng atau sedih? hati gue gelisah "Dim andai lo tau, selama kita temenan gue mulai nyaman, rasa nyaman ini yang tumbuh dengan sendirinya karena lo sering interaksi sama gue, gue berharap lo jauhin gue, tapi sisi lain gue takut kehilangan orang baik kaya lo. Perasaan yang gue rasain, cukup gue sama Allah aja dim yang tau dan harus gue sembunyiin sebaik mungkin. Lagi-lagi gue takut lo jauh dari gue. Walaupun cepat atau lambat lo akan jauh dengan cara lo sendiri" Ya beginilah resiko punya rasa sama sahabat sendiri, suatu saat akan sakit dengan keadaan yang sebenernya gak rela liat dia sama yang lain. Tapi gimana, cuma bisa berdoa aja biar dia dapet yang baik. dan bilang sama Allah, kalo bisa dia sama aku aja hahaha maksa yaa. Kadang pengin bersikap bodo amat, tapi kepo. Kepo malah nyesek. Ahh serba salah. #Friendzone #Keluarga #Fiksiremaja #humor

More details
WpActionLinkContent Guidelines