a d i n a t a

a d i n a t a

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 22, 2023
gue rengkara adinata, biasa dipanggil kara atau nata. gue selalu mikir setiap kali orang senyum karena gue. atau seneng karena gue bisa nemenin dia kemana-mana. gue cuman orang yang bahkan ga tau apa arti kebahagiaan. Tapi gue punya temen gue. Mereka adalah Alby, Harrel, Jevin, Jeff, Chandra, dan bocil kematian Jian. Gue selalu penasaran apa yang buat orang lain selalu berbohong pada diri mereka sendiri. Dan gue rasa itu cukup buat jelasin kenapa dunia memang sesakit itu buat dijalani seorang manusia. Pada akhirnya dunia akan selalu sama. Tetap terluka dan melukai hati satu sama lain. Impian menjadi seorang psikog sekaligus penyanyi, dancer, dan juga mungkin menjadi seorang penulis.
All Rights Reserved
#811
parents
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUMPANG (COMPLETED)
  • KARA
  • Aseano Samudra [End]
  • Masuk Kedalam Komik BL [END]
  • The End of Keyra's Revenge
  • Why?
  • Renata Keyla ✔
  • M E M O R Y  (On Going)

"Apa kau menyukai salah satu di antara keempat pria bodoh itu?" "Apa tidak apa jika menyukai salah satu dari antara keempat orang itu, Bi?" "Tidak apa. Semua orang punya hak atas itu." ___ Empat pria sekawan tidak pernah menyangka bahwa sahabat mereka yang bernama Tabi Adanav Drawana adalah seorang yang pandai dalam menyembunyikan banyak rahasia hidupnya. Meski Jess adalah dalang dibalik berbagai kejadian di masa lalu, ia berhasil menguak fakta tentang Tabi, gadis penuh pesona yang digilai banyak pria. Lalu siapa dia? ___ Aku mungkin tidak mempercayainya. Tapi, mempercayaimu lebih menyakitkan dan berbahaya. Haruskah kita tidak bertemu atau lebih baik kau mati saja? ____ Entah karena alasan apa, Tuhan mempertemukan beberapa manusia ini. Manusia-manusia dengan segala kekurangannya dan segala kelebihan masing-masing. Lain dari pada itu, meski memiliki kelebihan masing-masing, entah mengapa di sini, mereka semua hanya memperlihatkan kekurangan mereka semua. Meski begitu, ada hal-hal yang menutupi itu semua. Aku dan kalian dipertemukan dalam satu atap yang tak kusangka akan berakhir seperti ini. Selamat membaca! Jangan lupa, semua ini hanyalah fiktif belaka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines