غلاف قصة Dreaming Alone [Published] بقلم vanilla-twilights
Dreaming Alone [Published]
  • WpView
    مقروء 1,185,509
  • WpVote
    صوت 74,237
  • WpPart
    فصول 30
  • WpView
    مقروء 1,185,509
  • WpVote
    صوت 74,237
  • WpPart
    فصول 30
مكتمِلة، تم نشرها في مارس ٠٨, ٢٠١٥
[Sudah terbit]

❝Is it me that you see when you fall asleep? Cause I know it's you I dream about every night.❞
      
      Namaku Arinda. Cuma gadis lima belas tahun yang hopeless romantic, suka musik, suka baca novel remaja yang bikin baper, suka main Clash of Clans, dan suka kamu. Kamu yang aku nggak pernah tahu apakah aku pernah singgah di pikiranmu barang sebentar saja, atau aku hanya bermimpi sendirian?
      
      "Dreaming Alone"
      All rights reserved © 2015 
      by Nadhira Ryana (vanilla-twilights) only on Wattpad
جميع الحقوق محفوظة
الفهرس
قم بالتسجيل كي تُضيف Dreaming Alone [Published] إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
#9birdy
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
Are You The One Tied to Me? بقلم redstringpages
9 فصول مستمرّة
Semua orang punya titik balik. Dalam hidup, dalam mimpi, dalam perasaan. Dan terkadang, titik balik itu hadir lewat orang yang tak kau duga, di saat yang paling tak masuk akal. Namaku Rain Anak organisasi. Perfeksionis. Rasional. Terlalu terbiasa memetakan semuanya menjadi rencana. Dan di dalam setiap rencanaku, selalu ada satu nama yang seperti gangguan: Raib. Rival abadi. Cermin yang merepotkan. Tapi juga satu-satunya orang yang benar-benar menantangku dalam diam. Kami saling bersaing di medan yang sama-ruang rapat, hasil evaluasi, dan debat antaride. Tapi semakin aku beradu dengannya, semakin aku sadar, tidak semua lawan harus dikalahkan. Kadang, mereka hanya butuh dipahami. Lalu datang Kenza. Kapten basket. Bukan anak organisasi. Tapi justru itu yang membuatnya mencolok di mataku. Ia seperti jeda yang tak pernah kuminta, tapi diam-diam kubutuhkan. Seseorang yang muncul tanpa pretensi, tanpa peta, tapi menghadirkan pertanyaan paling sulit yang pernah kutemui: apa sebenarnya yang sedang kucari? Dalam riuhnya proposal kegiatan dan skor rapat, dalam tatap mata yang tak selesai antara aku dan Raib, dan dalam keheningan canggung bersama Kenza-aku belajar. Bahwa kadang yang paling berarti bukan siapa yang paling sering hadir, tapi siapa yang membuatmu diam dan berpikir ulang tentang dirimu sendiri. Interlinked adalah tentang benang-benang yang tak terlihat, tapi nyata. Tentang rivalitas yang tumbuh menjadi penghargaan, dan tentang perasaan yang perlahan memanggil pulang-dari tempat yang tak pernah kau sangka. Karena dalam hidup, orang-orang datang bukan hanya untuk tinggal. Ada yang datang untuk mengubahmu. Pelan-pelan. Dalam. Dan diam-diam.