PAK KADES & MBAK MUA

PAK KADES & MBAK MUA

  • WpView
    Reads 2,722
  • WpVote
    Votes 131
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 13, 2023
Beatarisa Arora Geraldine mba MUA cantik yang 3 bulan kenal langsung diajak nikah, nikahnya sama kades lagi. padahal Arora pengenya nikah di usia 24-25 tapi, Allah malah ngasi jodoh di usia 20 Tahun. Banu Arkana Bramantya laki laki yang diumurnya 29 Tahun sudah berhasil menjadi kades, sebenarnya Banu gak niat sih jadi kades. Tapi, karna desanya kurang maju di bandingkan desa desa yang lain jadilah Banu mencalonkan diri jadi kades, dan Allhamdulilah kepilih.
All Rights Reserved
#255
suami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SENI MEMAHAMI HATI ISTRI
  • Timpang Tindih
  • Cintailah Aku - Revisi
  • Ku Pilih Jalur Langit
  • We Are Cheaters
  • Dear, Mr. A
  • AKSARA
  • KALANA
  • Turn Back (Sudah Terbit)
  • Aku yang Terpilih

Menjelang enam tahun usia pernikahan ternyata tidak menjamin aku bisa memahami karakter seorang perempuan dalam diri istri. Terkadang, aku menyesalkan mengapa di buku nikah tidak disertakan panduan bagaimana suami memahami istri. Waktu beli alat elektronik saja pasti dikasih buku panduan penggunaan. Jadi kalau ada masalah pada alat tersebut, ya tinggal baca buku panduan, ikuti petunjuk, beres. Sedangkan di buku nikah tak ada arahan serupa. Padahal dunia pernikahan nyatanya lebih rumit dari sekedar mengoperasikan alat elektronik. Sebab istri merupakan mahkluk antik. Susah dimengerti tapi selalu ingin dimengerti. Bahkan di beberapa hal, percakapan yang awalnya normal saja, bisa menjadi sensitif dan membuat ia ngambek tak karuan. Seperti beberapa hari sebelum lebaran tiba, ketika aku mendapat pesan WA dari wakil kepala sekolah, yang kebetulan seorang perempuan. "Dari siapa, Bang?" tanya istri. "Dari Bu Bunga (bukan nama ilmiah), aku diminta ambil parcel lebaran di sekolah. Katanya ada tambahan uang juga khusus buat guru honorer. Bu Bunga emang baik, dia yang ngusulin ke yayasan agar guru honorer juga dapat Tunjangan Hari Raya." Lantas istri kembali bertanya, "Bu Bunga itu yang mana, Bang?" "Masa' ndak inget, Neng? Waktu Ayas opname tahun lalu beliau njengukin di rumah sakit. Bu Bunga pakai baju hitam kerudung putih," ucapku. Tanpa disangka istri langsung manyun, "Duh, kayaknya spesial banget Bu Bunga di pikiran Abang. Sampai baju yang dipakai setahun lalu pun diingat." Loh, kok jadi kayak gini? Ucapku dalam hati. "Iya, kan? Orangnya spesial kan di mata Abang?" "Ya Allah, ndak gitu, Neng."

More details
WpActionLinkContent Guidelines