Curug Terakhir

Curug Terakhir

  • WpView
    Membaca 130
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadDewasaLengkap Kam, Agt 3, 2023
Hujan turun semakin deras Kini jalan yang mereka pijak mulai berubah menjadi genangan air "Dra! kayak nya Kita salah jalan deh!" teriak Anton "Hah! yang bener lo Ton, kata si bapak lewat sini " ucap Siska mulai panik "Jangan-jangan kita tersesat lagi?" Cletuk yoga membuat semuanya tambah panik "Sttttt!!! Jangan ngomong gitu kita ini di hutan," bales hafid sembari menempelkan telunjuknya ke Mulut Kondisi mereka mulai tak karuan Mereka khawatir jika jalan yang di tunjukan bapak tadi memang sengaja membuat mereka tersesat "Apa kita balik lagi aja yah ke atas, kita ambil jalan yang kemaren kita laluin Dra?" Lanjut Anton Mendengar pendapat Anton, Hendra berfikir sejenak, Ia berfikir agak tidak mungkin untuk naik dan kembali lagi ke atas, melihat kondisi rekan-rekannya yang sudah mulai kelelahan, di tambah trek yang mereka lalui kini telah berubah menjadi lumpur Turun saja mereka sudah kesusahan apa lagi untuk naik kembali. " Lanjut aja Ton!, ikutin aliran air di bawah sepatu Lo, gue yakin pasti ada jalan, kita percayakan saja sama bapak itu!" Teriak Hendra ke Anton untuk kembali melanjutkan perjalanan Baru beberapa langkah jalan tiba-tiba Sraakkk "Kyaaaaa!!!" "Siska!!!!" Apa yang selanjutnya terjadi dapatkah Hendra dan rekannya turun dengan selamat?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Adventurous Eyes [ Season 1] SELESAI✔️✔️
  • My Duchess / End
  • GHAVARI
  • Berlian Kagastra
  • Lembah Arunika
  • THE CLIMB [Completed]
  • JAM 3 SORE
  • Aku Ingin Bercerita
  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]
  • Bukan Salah Hutan [On Going]

Merelakan sesuatu dan berkorban dengan mempercayai bahwa Tuhan akan menggantinya dengan yang lebih baik. "sejak kapan perasaan ini muncul?" "Aku... Aku tak memahami perasaan macam apa ini?" Fadill bersikeras untuk menguburnya dalam-dalam. "Awaaas!! Babi hutan mengejarmu!" "Mengapa babi hutan itu mengincarku? Mantanku saja sudi meninggalkanku !" "Ayo cepat tinggalkaan!!" . . . ✨✨ Namun naas, suatu peristiwa merenggut impian seorang Nais, yang ceria. Malang nasibnya. Itu merupakan sebuah kecelakaan besar, yang bermula dari kecelakaan kecil namun fatal akibatnya. "Naiiiiiiiii !!" Teriak Fadill histris melihat temannya itu berada dalam sebuah kecelakaan hebat. Fadill tak mau tinggal diam, ia harus bertindak dengan hati-hati setelah Nais temannya menderita. Setelah menjadi seorang CEO Fadill tak pernah lagi menemui Nais selama dua tahun Nah, mau tau kan kelanjutan ceritanya? Hayu atuh sok mampir, kalo kalian suka jangan lupa vote terus kritik sama sarannya di kolom komentar... Selamat membaca... Salam dari Chan! Sayonara!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan