Story cover for Love Struggle  by kalyaskyra
Love Struggle
  • WpView
    Reads 4,465
  • WpVote
    Votes 2,472
  • WpPart
    Parts 41
  • WpView
    Reads 4,465
  • WpVote
    Votes 2,472
  • WpPart
    Parts 41
Ongoing, First published Jun 22, 2023
Cinta itu perjuangan.
Bukan sekadar rasa - tapi keberanian untuk tetap berharap,
meski tahu harapan itu mungkin tak pernah disambut.

Jika kamu mencintai seseorang, kamu harus berjuang untuk menggapainya.
Namun, jika semua perjuangan terasa sia-sia...
akan ada waktunya kamu merasa lelah dan ingin menyerah.

𖦹 ࣪˖ Tapi berbeda dengan perempuan yang satu ini.
Ia tak goyah. Ia tetap mencintai - bahkan saat tahu
orang yang ia perjuangkan... mungkin tak pernah mencintainya kembali.

"Gue nggak akan pernah nyerah buat perjuangin cinta sejati gue.
Gue akan terus pertahanin perasaan ini." Ucapnya, dengan mata yang masih percaya.

"Walaupun dia nggak punya rasa yang sama, gue bakal terus berusaha, meskipun ujungnya mungkin cuma jadi luka. Tapi gue percaya... kalau takdir, pasti akan dipersatukan.
Tapi kalau bukan... mungkin semuanya harus gue relakan." ☁️

────────────୨ৎ────────────

⋆ ♡ Apakah semua perjuangannya akan berakhir sia-sia?
⋆ ♡ Atau justru akan meluluhkan hati seseorang yang ia cintai?

𖤐 Yuk ikuti kisahnya di cerita:
"Love Struggle"
- tentang seorang perempuan yang tak berhenti percaya pada cinta sejatinya.

⋆.ೃ࿔*:・ Let her fight for the love... even if it breaks her.
(CC) Attrib. NonCommercial
Table of contents
Sign up to add Love Struggle to your library and receive updates
or
#111highschooldrama
Content Guidelines
You may also like
You're Here, But Not For Me by MyMiela
8 parts Ongoing
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
The Unplayed Song (GL) by olxve77
51 parts Complete
CERITA SUDAH COMPLETE✔️ ⚠️WARNING : Cerita ini mengangkat tema tentang hubungan sesama jenis dan identitas LGBT. Cerita ini ditujukan untuk pembaca yang terbuka terhadap berbagai perspektif dalam kehidupan manusia. Jika Anda merasa tidak nyaman dengan tema ini, saya sarankan untuk mempertimbangkan kembali sebelum membaca. Harap diingat bahwa novel ini bertujuan untuk merayakan keragaman dan memberikan suara kepada berbagai pengalaman hidup. ------ SINOPSIS : Vio, siswi baru kelas sepuluh di SMA Swasta Bina Bangsa, mencoba menjalani kehidupan sekolahnya dengan membawa luka masa lalu yang mendalam. Pengalaman pahit dengan seorang pria membuatnya trauma dan menutup hati, bahkan untuk sekadar berpikir soal cinta. Namun, semua berubah ketika dia mulai mengenal Netta, kakak kelas yang menjadi pusat perhatian di sekolah. Netta bukan hanya terkenal karena gaya rambut pendeknya, tapi juga karena aura percaya diri dan kharisma alaminya. Gaya bicara yang santai, langkah penuh percaya diri, dan pembawaannya yang mencuri perhatian membuat banyak siswi terpikat. Vio pun tanpa sadar mulai tertarik untuk mengenal Netta lebih dekat. Namun, kebingungan menghampiri ketika Emma, sahabatnya, mengatakan bahwa Netta adalah penyuka sesama jenis. Bulu kuduk Vio seketika merinding mendengar fakta itu. Dalam pikirannya, bagaimana mungkin seseorang yang terlihat begitu sempurna bisa memiliki "kekurangan" sebesar itu? Vio mulai mempertanyakan pandangannya terhadap Netta. ❌Disclaimer: Cover ini dibuat menggunakan bantuan AI (kecerdasan buatan) dan didesain khusus untuk cerita ini. Mohon tidak mengambil atau menggunakan ulang tanpa izin.
You may also like
Slide 1 of 10
You're Here, But Not For Me cover
𝐋𝐨𝐯𝐞 𝐒𝐭𝐫𝐮𝐠𝐠𝐥𝐞 ✔ cover
Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS] cover
"DOMINO II" [ COMPLETED ] cover
Let Me Love You Longer cover
Kaila's Choice: Stay Or Move On? cover
DRABIA [END] cover
The Unplayed Song (GL) cover
Waktu?  cover
ASKARA (END) TERBIT✔️ cover

You're Here, But Not For Me

8 parts Ongoing

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.