KOSTA AND ME

KOSTA AND ME

  • WpView
    Reads 6,283
  • WpVote
    Votes 514
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 10, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
INI SEPENUHNYA PEMIKIRAN SAYA, SAYA NGGA NGE COPY CERITA SIAPA PUN! Gak suka skip aja You can't hate my story! Hope you like my story. Serbia-Belgrade 08:40 03-05-23 Kosta : Cepat pergi dari sini aku akan menunggu polisi di halaman belakang "Tidak mauu.....aku mau ikut bersama mu......bukan...bu-bukannkah kita sudah berjanji..." Mendengar mu menangis Kosta tidak tega dia memelukmu, lalu menggendong mu membawamu kehalaman belakang. Kalian berdua menunggu polisi di sana. (Polisi pun tiba kau dan Kosta di tutup dengan kain hitam dan di bawa ke dalam mobil) Sesampainya di tempat interogasi. Kain hitam mereka berdua di buka. Detektif bertanya. Detektif : kenapa kau membunuh mereka? Kosta : hei aku belum selesai membunuh Detektif : siapa wanita disampingmu Kosta : dia kekasih ku. Kau mendengar perkataan Kosta terkejut.
All Rights Reserved
#10
boycool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [35]. Revenge [ Krist x Singto ]
  • KOSTA & YOU STORIES
  • Remember me? [Kpop x Fans x Коста Кецманович]
  • Give | GxB [TAMAT]
  • MOYRI BERLIZHA
  • My First Love (Kosta Kecmanovic)
  • CRIMINAL (KOSTA KECMANOVIC)

[ completed ] "Phi Sing, aku sangat mempercayaimu kau tahu itukan?" Pria berkulit Tan itu mengganggukan kepalanya, sembari mengusak rambut pria manis itu pelan, "Ya, aku tahu." ** "Aku tidak mau tahu, kau harus bisa membunuhnya buat semuanya seolah-olah kecelakaan." suara asing sesosok wanita itu terdengar cukup menyeramkan di dalam ruangan itu, akan tetapi tidak dengan pria yang tengah menyembunyikan dirinya di dalam lemari, pria itu membukam mulutnya sendiri dengan telapak tangannya. menyembunyikan isakan pelan yang keluar dari mulutnya. ** "Dia sudah mati, mobilnya terjatuh tepat di jurang itu dan meledak begitu saja." "Kau yakin?" "Iya." "Apa kau tidak merasa senang?" Pria itu hanya berdiam diri, dan melangkahkan kakinya dari tempat itu, tanpa mengatakan sepatah katapun lagi. ** Sesosok pria manis, bertubuh ramping menatap seseorang yang berdiri dari kejauhan, pandangan mata pria manis itu tampak meredup, sebelum tersenyum sinis pada pria itu. "Kau harus merasakan apa yang aku rasakan, kau harus mati Singto Prachaya!" ** Warning!! Cerita ini mengandung unsur Yaoi / Boyslove / Boyxboy, Mpreg, adegan kekerasan, kata-kata kasar, mature content.

More details
WpActionLinkContent Guidelines